Kumparan Logo

5 Kiper dengan Gaji Termahal Tahun Ini, Jebolan Atletico Madrid Teratas

kumparanBOLAverified-green

ยทwaktu baca 4 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Tendangan bebas Messi membobol gawang Oblak. Foto: Reuters/Albert Gea
zoom-in-whitePerbesar
Tendangan bebas Messi membobol gawang Oblak. Foto: Reuters/Albert Gea

Dalam sepak bola, kiper adalah posisi yang abu-abu. Mereka kerap dipuji setinggi langit saat melakukan penyelamatan hebat dan dihina setengah mati ketika membuat blunder. Mental yang kuat sangat diperlukan jika ingin mengisi posisi ini.

Meski rata-rata ada dua hingga tiga kiper di setiap klub, hanya satu yang menjadi andalan. Sisanya harus rela menjadi penghangat bangku cadangan dan baru diturunkan jika kiper utama cedera atau mungkin di beberapa laga yang dianggap mudah.

Namun, menjadi kiper utama dalam sebuah tim perlu perjuangan luar biasa. Mereka menunjukkan kapasitasnya dalam menjaga keamanan gawang tim. Wajar saja, banyak dari mereka yang digaji selangit.

Lantas, siapa saja kiper dengan gaji termahal pada 2021 ini? Sportskeeda melansir lima nama kiper yang mengantongi jumlah bayaran tertinggi pada tahun ini.

5. Gianluigi Donnarumma (PSG)

Penjaga gawang Paris Saint-Germain (PSG) Gianluigi Donnarumma saat melawan Manchester City pada pertandingan Grup A Liga Champions di Parc des Princes, Paris, Prancis. Foto: Benoit Tessier/REUTERS

Gianluigi Donnarumma dianggap sebagai pewaris takhta Gianluigi Buffon. Kini, kiper muda itu tengah dalam perjalanan panjang menuju puncak kesuksesan sebagai kiper hebat Italia.

Bakat luar biasa sang kiper terlihat saat ia masih berseragam AC Milan. Debutnya untuk Rossoneri dimulai saat usia 16 tahun. Ia pun terus tampil reguler dan mencatat lebih dari 250 penampilan lintas ajang untuk Milan.

Sampai pada akhirnya dia meninggalkan Milan dengan status bebas transfer pada musim panas ini untuk pindah ke Paris Saint-Germain (PSG). Donnarumma kini bersaing dengan Keylor Navas. Meski belum mengamankan tempat utama di Paris, gajinya tembus 230 ribu poundsterling (Rp 4,4 miliar) per pekan.

4. Thibaut Courtois (Real Madrid)

Pemain FC Barcelona Sergino Dest beraksi dengan pemain Real Madrid Thibaut Courtois di Stadion Camp Nou, Barcelona, Spanyol, Minggu (24/10). Foto: Albert Gea/REUTERS

Courtois adalah salah satu kiper muda terbaik di dunia selama masa pinjaman tiga tahun bersama Atletico Madrid. Saat kembali ke Chelsea pada 2014, ia langsung menjadi penjaga gawang pilihan pertama dan membantu The Blues memenangkan dua gelar Liga Inggris.

Kiper Belgia itu kemudian hengkang ke Real Madrid pada 2018. Aksi ciamik Courtois dan refleks yang sangat baiknya berguna untuk klub dan negaranya. Kiper berusia 29 tahun itu telah tiga kali memenangkan penghargaan Zamora Trophy dan satu kali Premier League Golden Glove.

Sebagai imbalan atas penampilannya yang luar biasa di bawah mistar gawang, Courtois diganjar gaji yang sama dengan Donnarumma, sebesar 230 ribu poundsterling (Rp 4,4 miliar) per pekan.

3. Manuel Neuer (Bayern Muenchen)

Manuel Neuer pada laga final Liga Champions 2019/2020. Foto: Reuters/Pool

Neuer sering disebut sebagai pengubah seni menjaga gawang. Gaya permainannya yang agresif, ketenangan saat menguasai bola, dan kemampuannya dalam menghentikan tembakan lawan telah mengilhami generasi kiper berikutnya.

Kiper asal Jerman itu menarik perhatian dunia dengan penampilan sensasional untuk negaranya dalam kemenangan Piala Dunia 2014. Kini, dia sekarang menjadi salah satu penjaga gawang paling berprestasi di generasinya.

Setelah musim 2017/18 yang penuh cedera dan dianggap waktunya telah habis, Neuer kini bangkit kembali. Ia sukses membantu Bayern Muenchen memenangkan treble kontinental pada 2020.

Kapten Bayern Muenchen dan Timnas Jerman itu mendapat 259 ribu poundsterling atau setara Rp 5 miliar per pekan sebagai imbalan atas aksinya di bawah mistar gawang.

2. Jan Oblak (Atletico Madrid)

Jan Oblak berhasil mencatatkan 100 clean sheet hanya dalam 182 pertandingan La Liga. Foto: AFP/Oscar Del Pozo

Oblak bergabung dengan Atletico Madrid dari Benfica pada 2014. Setelah berjuang mencari tempat utama, pria asal Slovenia itu kemudian menjadi andalan Diego Simeone.

Seorang kiper kelas dunia, Oblak telah menjadi kunci bagi Los Rojiblancos selama bertahun-tahun. Dia bahkan telah memenangkan Zamora Trophy lima kali. Penampilannya terus memukau dengan penyelamatan dan refleks yang luar biasa.

Oblak sering dikaitkan dengan kepindahan dari Atletico Madrid, tetapi Los Rojiblancos tidak mungkin membiarkannya pergi. Untuk terus mengamankan jasanya, klub memberi Oblak 271 ribu poundsterling (Rp 5,2 miliar) per pekan.

1. David de Gea (Manchester United)

David de Gea gagal membendung tembakan pemain Watford. Foto: REUTERS/David Klein

David de Gea kembali ke performa terbaiknya setelah tampil mengkhawatirkan selama dua musim terakhir bersama Manchester United.

Disebut akan meninggalkan Man United musim panas ini dan posisinya akan diambil oleh Dean Henderson, tetapi itu tak terjadi. Ia malah sukses mengamankan tempatnya di tim utama MU pada musim ini.

Kiper 30 tahun ini telah menyajikan aksi gemilang dalam menghentikan tembakan lawan serta membuat banyak penyelamatan menarik. Distribusi bola De Gea juga meningkat, bahkan dia bisa dibilang pemain terbaik MU sejauh ini.

Sebagai imbalan atas kinerjanya di atas lapangan, kiper jebolan Atletico Madrid itu bisa mengantongi 375 ribu poundsterling (Rp 7,2 miliar) per pekan. Angka itu menjadikannya sebagai kiper termahal pada 2021 ini.