5 Klub yang Bisa Dilatih Michael Carrick: Ada Eks Juara Liga Champions

4 Desember 2021 15:09
·
waktu baca 3 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Manajer sementara Manchester United Michael Carrick saat pertandingan Manchester United vs Arsenal di Stadion Old Trafford, Manchester, Inggris, Kamis (2/12). Foto: Phil Noble/REUTERS
zoom-in-whitePerbesar
Manajer sementara Manchester United Michael Carrick saat pertandingan Manchester United vs Arsenal di Stadion Old Trafford, Manchester, Inggris, Kamis (2/12). Foto: Phil Noble/REUTERS
ADVERTISEMENT
Michael Carrick resmi meninggalkan Manchester United (MU) setelah 15 tahun menjalin kebersamaan, baik sebagai pemain hingga menjadi pelatih sementara selepas Ole Gunnar Solskjaer dipecat. Itu dikatakannya langsung usai MU mengalahkan Arsenal di Old Trafford pada Jumat (3/12) dini hari WIB.
ADVERTISEMENT
Kiprahnya sebagai juru taktik sementara The Red Devils sangatlah singkat, yakni hanya tiga pertandingan, hingga akhirnya MU menunjuk Ralf Rangnick untuk mengisi pos yang ditinggalkan Solskjaer.
Kendati demikian, MU bersama Carrick tak sekalipun menelan kekalahan. Dua kemenangan bisa diraihnya, yakni menaklukkan Arsenal 3-2 di Liga Inggris dan menundukkan Villarreal di Liga Champions.
Itu merupakan awalan yang bagus bagi Carrick untuk terjun ke dunia kepelatihan. Namun, pria berusia 40 tahun ini perlu menambah jam terbangnya jika kelak ingin menjadi sosok pelatih ternama di kemudian hari.
Berangkat dari hal tersebut, berikut ini kami sajikan daftar lima klub yang pantas dilatih Michael Carrick usai tinggalkan MU. Simak ulasan berikut ini dikutip dari Daily Star.
ADVERTISEMENT

1) Leicester City

Selebrasi Leicester City usai mencetak gol ke gawang Napoli pada pertandingan Grup C Liga Europa di King Power Stadium, Leicester, Inggris.  Foto: Tony Obrien/REUTERS
zoom-in-whitePerbesar
Selebrasi Leicester City usai mencetak gol ke gawang Napoli pada pertandingan Grup C Liga Europa di King Power Stadium, Leicester, Inggris. Foto: Tony Obrien/REUTERS
Leicester City bisa menjadi pijakan pertama Michael Carrick sebagai pelatih tetap. Itu akan menjadi kesempatan yang sangat berharga bagi Carrick.
Kendati demikian, hal itu bakal sulit terjadi karena Brendan Rodgers selaku pelatih The Foxes saat ini masih ingin bertahan di Leicester dan menyangkal soal kemungkinan pindah melatih ke klub lain.
Namun, mengingat performa Leicester akhir-akhir ini, petinggi klub bisa saja memecat Rodgers atau Rodgers yang secara sukarela melepaskan jabatannya. Leicester untuk sementara hanya bisa bertengger di papan tengah Liga Inggris, tepatnya di peringkat ke-10.

2) Everton

Pemain Everton Andros Townsend berselebrasi usai mencetak gol bersama Demarai Grey saat melawan Norwich City di Goodison Park, Liverpool, Inggris, Sabtu (25/9). Foto: Action Images via Reuters/Molly Darlington
zoom-in-whitePerbesar
Pemain Everton Andros Townsend berselebrasi usai mencetak gol bersama Demarai Grey saat melawan Norwich City di Goodison Park, Liverpool, Inggris, Sabtu (25/9). Foto: Action Images via Reuters/Molly Darlington
Selanjutnya adalah Everton. The Toffees tengah jalani masa sulit bersama pelatih Rafael Benitez. Sejauh musim ini, pelatih asal Spanyol tersebut gagal mengangkat performa Everton, tercatat ia hanya mampu membawa tim asal kota Liverpool ini duduk di peringkat ke-14.
ADVERTISEMENT
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Menyusul itu, cepat atau lambat Benitez kemungkinan besar akan dipecat petinggi klub jika gagal membawa Everton bangkit dari keterpurukan. Carrick bisa menjadi salah satu pilihan untuk menggantikan posisi Benitez, kendati masih minim pengalaman, sehngga akan menjadi sebuah perjudian.

3) Burnley

Pemain Burnley merayakan gol pertama mereka setelah pemain Leicester City Jamie Vardy mencetak gol bunuh diri di Stadion King Power, Leicester, Inggris, Sabtu (25/9). Foto: Action Images via Reuters/Carl Recine
zoom-in-whitePerbesar
Pemain Burnley merayakan gol pertama mereka setelah pemain Leicester City Jamie Vardy mencetak gol bunuh diri di Stadion King Power, Leicester, Inggris, Sabtu (25/9). Foto: Action Images via Reuters/Carl Recine
Burnley saat ini menjadi tim pesakitan di Liga Inggris. Bersama pelatih Sean Dyche, The Clarets terjerembab di zona degradasi, tepatnya di peringkat ke-18.
Andai Dyche dipecat di kemudian hari karena catatan buruk tersebut, Carrick bisa saja mengisi pos yang ditinggalkan. Namun, Carrick akan memiliki tanggung jawab besar, yakni mengantarkan Burnley bertahan di kompetisi teratas sepak bola ‘Negeri Ratu Elizabeth II’.

4) Southampton

Pemain Southampton Che Adams berselebrasi usai mencetak gol saat menghadapi Manchester United di St Mary's Stadium, Southampton, Inggris, Minggu (22/8). Foto: Peter Nicholls/REUTERS
zoom-in-whitePerbesar
Pemain Southampton Che Adams berselebrasi usai mencetak gol saat menghadapi Manchester United di St Mary's Stadium, Southampton, Inggris, Minggu (22/8). Foto: Peter Nicholls/REUTERS
Nasib buruk tak jauh berbeda juga dialami Southampton pada musim ini. The Saints untuk sementara berada satu tingkat di bawah Everton, yakni peringkat ke-15.
ADVERTISEMENT
Sang pelatih, Ralph Hasenhuettl kerap dikecam para fan akibat raihan negatif tersebut, seruan untuk dipecat tak terelakkan. Salah satu hal yang menjadi sorotan para fan adalah aktivitas transfer Southampton yang dinilai buruk.
Mungkin, dengan hadirnya Carrick di kursi kepelatihan Southampton menggantikan Hasenhuettl, kelak akan menjadi angin segar bagi klub dan mencuatkan optimisme bagi para penggemar.

5) Nottingham Forest

Logo Nottingham Forest. Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Logo Nottingham Forest. Foto: Shutter Stock
Klub terakhir datang dari kontestan Divisi Championship (kasta kedua Liga Inggris), Nottingham Forest. Boleh dibilang, ini menjadi pilihan yang rasional untuk Michael Carrick sebagai batu loncatan sebagai pelatih.
Andai nantinya Carrick menangani Nottingham Forest, ini akan menjadi tantangan tersendiri bagi dirinya. Tentunya, kembali ke Premier League menjadi target yang diharapkan bagi klub dan para penggemar dari tim yang pernah dua kali menjuarai Liga Champions (waktu masih bernama European Cup) itu.
ADVERTISEMENT
Pasalnya, sudah terlalu lama Forest tidak tampil di kompetisi teratas sepak bola Inggris. Mereka terakhir kali mereka mencicipi Premier League pada musim 1998/99.
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020