Kumparan Logo

5 Legenda yang Dibuang Barcelona, Habis Manis Sepah Dibuang

kumparanBOLAverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Luis Suarez. Foto: AFP/Giuseppe Cacace
zoom-in-whitePerbesar
Luis Suarez. Foto: AFP/Giuseppe Cacace

Barcelona boleh jadi sakit hati melihat Luis Suarez mengangkat trofi juara Liga Spanyol 2020/21 bersama Atletico Madrid. Sebab, bomber yang mereka pikir sudah 'habis' itu nyatanya menjadi aktor penting kesuksesan El Atleti musim ini.

Suarez bukan satu-satunya pemain yang dibuang Barcelona. Sepanjang sejarah klub 'Raksasa Catalunya' ini berdiri, ada beberapa nama yang bernasib mirip si striker Uruguay.

Siapa saja mereka? Termasuk Luis Suarez, kami paparkan daftar legenda yang dibuang Barcelona di stori ini. Silakan disimak.

1) Luis Suarez

Pemain Barcelona Luis Suarez melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang Napoli di Camp Nou, Barcelona, Spanyol, Sabtu (8/8). Foto: Albert Gea/REUTERS

Luis Suarez membela Barcelona selama 2014–2020. Ia total mencetak 198 gol dari 283 penampilan di lintas ajang dan mempersembahkan 13 trofi juara, termasuk treble musim 2014/15.

Ketika Barcelona dilatih Ronald Koeman, Suarez terpinggirkan. Pelatih Belanda itu memang ingin menyingkirkan pemain-pemain 'tua', tak terkecuali Suarez yang telah berusia 33 tahun di awal musim 2020/21.

"Barcelona tidak menghargai saya dan Atletico membuka pintu dan memberikan saya kesempatan. Saya selalu senang dengan klub ini karena telah percaya kepada saya," ujarnya usai membawa Atletico menjuarai Liga Spanyol, dilansir ESPN FC.

2) Ronaldinho

Ronaldinho pada masa jayanya di Barcelona. Foto: AFP/Miguel Ruiz

Ronaldinho membela Barcelona selama 2003–2008. Ia total mencetak 94 gol dari 207 penampilan di lintas ajang dan mempersembahkan 5 trofi juara.

Pergerakannya di lapangan selalu memukau banyak orang. Ronaldinho adalah idola banyak anak-anak pada masa jayanya. Gelandang Brasil ini adalah pemain kedua Barcelona yang menerima standing ovation dari suporter Real Madrid dalam laga El Clasico.

Sayangnya, romantisme Ronaldinho dan Barcelona harus berakhir di tahun 2008. Penyebabnya adalah penurunan performa akibat buruknya gaya hidup serta Pep Guardiola yang memang punya preferensi pemainnya sendiri.

3) Rivaldo

Legenda Timnas Brasil, Rivaldo Vitor Barbosa Ferreira. Foto: AFP/Johan Ordonez

Rivaldo membela Barcelona selama 1997–2002. Ia total mencetak 129 gol dari 235 penampilan di lintas ajang dan mempersembahkan 4 trofi juara.

Momen legendaris Rivaldo di Barcelona adalah saat mencetak hattrick ke gawang Valencia pada 17 Juni 2001, salah satunya adalah tendangan salto. Blaugrana menang 3-2 dan mengamankan tiket Liga Champions untuk musim berikutnya.

Rivaldo meninggalkan Barcelona pada musim panas 2002 ketika dilatih Louis van Gaal. Ia dilepas ke AC Milan karena tak sesuai dengan rencana si pelatih asal Belanda.

4) Diego Maradona

Diego Maradona saat berkostum FC Barcelona. Foto: AFP/JOEL ROBINE

Diego Maradona membela Barcelona selama 1982–1984. Ia total mencetak 38 gol dari 58 penampilan di lintas ajang dan mempersembahkan 3 trofi juara.

Maradona adalah orang pertama yang menerima standing ovation dari suporter Real Madrid. Kenapa Barcelona membuang bomber legendaris Argentina ini?

Faktanya, Maradona lebih sering membuat onar di Barcelona. Sudah begitu, ia lebih sering berkutat dengan cedera. Barcelona menyerah dan melepasnya, tetapi ia justru menjadi legenda di Napoli.

5) Patrick Kluivert

Patrick Kluivert ketika bermain untuk Barcelona. Foto: AFP/Christophe Simon

Patrick Kluivert membela Barcelona selama 1998–2004. Ia total mencetak 122 gol dari 257 penampilan di lintas ajang dan mempersembahkan 1 trofi juara.

Ya, memang tak banyak gelar yang disumbangkan Kluivert. Namun harusnya, itu bukan salah si striker Belanda semata. Nyatanya, ia menjadi top skor tim Barcelona di tiga musim berbeda.

Pada musim panas 2004, Frank Rijkaard ingin melakukan perombakan skuad. Kluivert dilepas bersama tiga kompatriotnya.

***

embed from external kumparan