Kumparan Logo

5 Pemain Ini Telah Mengubah Sepak Bola Selamanya, Ada Messi & Ronaldo

kumparanBOLAverified-green

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi. Foto: Reuters
zoom-in-whitePerbesar
Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi. Foto: Reuters

Sepak bola selalu mengalami evolusi di setiap zamannya. Perubahan itu telah menciptakan perkembangan permainan yang semakin menghibur bagi penikmat sepak bola. Bahkan, berkat keindahannya, sepak bola mendapat julukan The Beautiful Game.

Sejumlah pemain telah menjadi ikon dalam sejarah sepak bola. Hal itu tentu didasari permainan dan pengaruh yang mereka tunjukkan di atas lapangan. Ada banyak pemain hebat, tetapi sangat sedikit yang bisa dianggap sebagai pembuat sejarah.

Meskipun tidak mudah memiliki pengaruh sebesar itu, tetapi pemain-pemain ini berhasil membuktikannya. Siapa saja pemain itu? Diwartakan Sportskeeda, berikut 5 pemain yang telah mengubah sepak bola.

Pele

Bintang sepak bola Brasil Edson Arantes do Nascimento alias Pele saat pembukaan Kejuaraan Sepak Bola Carioca 2018 di Brasil, pada 15 Januari 2018. Foto: AFP/MAURO PIMENTEL

Hingga hari ini, Pele menjadi salah satu ikon terbesar sepak bola meski sudah pensiun sejak lebih dari empat dekade lalu. Pemain Brasil itu menghabiskan sebagian besar karier klubnya bersama Santos dan merupakan pencetak gol terbanyak klub sepanjang masa.

Selain bersama klub, Pepe telah menunjukkan kontribusinya bersama Brasil dengan membawa negaranya juara Piala Dunia sebanyak tiga kali. Atas kehebatannya, striker ini dianggap oleh banyak orang sebagai salah satu tokoh olahraga paling penting dan terkenal di abad ke-20.

Johan Cruyff

Cruyff memang patut mendapat penghargaan. Foto: AP Photo/Manu Fernandez

Kejeniusan Johan Cruyff telah mengubah sepak bola selamanya. Pengaruh yang ia berikan bukan hanya saat sebagai pemain melainkan ketika menjadi manajer, keduanya sama hebatnya.

Ketiga bermain, ia terkenal ketika berseragam Ajax dan Barcelona. Saat itu, ia bermain dengan Total Football, filosofi di mana setiap pemain dapat berpindah dan bertukar posisi. Hal itu dibuktikan tiga Ballon d’Or yang didapatkannya selama bermain.

Setelah pensiun ia menjadi manajer Ajax dan Barcelona dan menjadi aktor yang membangun Dream Team Blaugrana. Filosofi kepelatihannya sangat memengaruhi Pep Guardiola, yang merupakan bagian dari Dream Team Cruyff di Barcelona. Berkat jasanya, Ajax mengabadikan namanya sebagai stadion, Johan Cruyff Arena.

Diego Maradona

Pelatih Diego Maradona sebelum pertandingan Superliga Boca Juniors vs Gimnasia y Esgrima di Stadion Alberto J. Armando, Buenos Aires, Argentina, 7 Maret 2020. Foto: REUTERS/Agustin Marcarian

Terlepas dari kehidupan kontroversialnya di luar dan di dalam lapangan, Maradona telah memberikan pengaruh yang besar bagi sepak bola. Ia sempat bermain di Napoli dan Barcelona di mana ia memberikan pengaruh besar bagi pemain sepak bola lainnya.

Ia juga menyumbang gelar Piala Dunia untuk Argentina pada 1986 di mana gol ‘Tangan Tuhan’ terjadi di turnamen tersebut. Usai kematiannya pada 2020, Napoli mengabadikan namanya sebagai nama stadion mereka, Diego Armando Maradona Stadium.

Cristiano Ronaldo

Di sepak bola modern, Cristiano Ronaldo menjadi ikon besar yang patut diingat. Meski usianya telah menginjak 36 tahun, ia tetap produktif mencetak gol bahkan telah memecahkan rekor Pele sebagai pencetak gol terbanyak dunia dan di Euro 2020 ia menjadi pencetak gol internasional terbanyak.

Prestasi individu, klub, dan negaranya pernah didapatkan oleh Ronaldo selama karirnya. Persaingannya dengan pemain Barcelona Lionel Messi dipandang sebagai salah satu persaingan olahraga terbesar sepanjang masa.

Lionel Messi

Tidak lengkap memasukkan nama Cristiano Ronaldo tetapi tidak menyebut nama Lionel Messi. Mungkin ia bukan menjadi pemain Argentina dan Barcelona pertama dalam list ini, tapi ia menjadi pemain paling setia dengan klub dari deretan pemain di atas.

Permainan yang menghibur selalu ditunjukkan Messi ketika membawa bola. Kaki kirinya selalu menjadi momok besar bagi kiper lawan. Tahun ini, ia mendapat gelar internasional pertama bersama Argentina di Copa America 2021. Bahkan, ia menjadi kandidat kuat jadi pemenang Ballon d’Or tahun ini sekaligus akan menjadi gelar ketujuhnya.

Penulis: Thontowi Wallace