Kumparan Logo

5 Peringatan Keras dari Liverpool untuk Fan yang Bertandang ke Napoli

kumparanBOLAverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pendukung Liverpool bersorak sebelum pertandingan final Liga Champions Liverpool vs Real Madrid di Stade de France, Saint-Denis dekat Paris, Prancis, Sabtu (28/5/2022). Foto: Franck Fife/AFP
zoom-in-whitePerbesar
Pendukung Liverpool bersorak sebelum pertandingan final Liga Champions Liverpool vs Real Madrid di Stade de France, Saint-Denis dekat Paris, Prancis, Sabtu (28/5/2022). Foto: Franck Fife/AFP

Liverpool akan meladeni tuan rumah Napoli pada laga perdana Grup A Liga Champions 2022/23, Kamis (8/9) dini hari WIB. Bertandang ke Stadion Diego Armando Maradona, kubu The Reds beri peringatan keras bagi para fan yang ingin menghadiri laga tersebut.

Diwartakan Mirror, peringatan tersebut tak terlepas dari bahaya yang bisa para fan Liverpool hadapi ketika berada di kota Naples. Peringatan tersebut juga diperkuat dengan rekam jejak tak mengenakkan yang dialami fan Liverpool dalam beberapa lawatan terakhir ke Napoli.

Dilaporkan, fan Liverpool telah menjadi sasaran kekerasan dari penggemar Napoli. Dalam tiga kunjungan terakhir dalam satu dekade terakhir, terdapat fan The Reds yang mengalami luka-luka akibat serangan dari fan Partenopei.

Pertandingan Napoli vs Liverpool di Liga Champions 2019, Selasa (17/9/2019). Foto: AFP/Andreas Solaro

Terkait hal itu, Liverpool mengeluarkan lima peringatan keras kepada para penggemar untuk diikuti ketika bertandang ke Naples:

  • Jangan memakai atribut warna kebesaran klub yakni merah.

  • Jangan berkeliaran sendirian di kota Naples.

  • Harus menginap di hotel yang telah ditunjuk.

  • Wajib bepergian ke stadion wajib dengan ofisial yang telah ditunjuk dengan pengawalan polisi.

  • Dilarang jalan sendiri menuju stadion.

"Demi keselamatan pribadi, kami menyarankan para penggemar untuk tidak pergi ke stadion seorang diri, panduan ini datang dari polisi Italia dan kedutaan Inggris di Naples," kata Direktur Pelaksana Liverpool, Andy Hughes.

"Kami meminta pendukung untuk pergi dari titik pertemuan yang ditentukan di kota mulai pukul 4 sore [waktu setempat], dari sana ofisial akan membawa penggemar di bawah pengawalan polisi ke stadion," lanjutnya.

Fan Liverpool menyalakan suar di luar stadion saat menyambut pemain Liverpool jelang Pertandingan Semi Final Liga Champions Leg Pertama di Anfield, Liverpool, Inggris. Foto: Phil Noble/Reuters

Sebelumnya, fan Liverpool sempat terlibat dalam kerusuhan di final Liga Champions musim lalu yang berlangsung di Paris, Prancis. Hal itu dipicu ketatnya penjagaan dari pihak kepolisian Prancis yang menyebabkan keterlambatan fan Liverpool memasuki Stadion Parc des Princes.

Pihak keamanan melakukan pemeriksaan di beberapa meter sebelum gerbang masuk. Di titik itu, ada pengecekan tiket serta penggeledahan tas, yang berujung antrean panjang. Suporter Liverpool berjubel dan berdesak-desakan hingga kerusuhan tak terhindarkan.

"Kami sangat menyadari bahwa pertandingan ini akan menjadi pertama kalinya para penggemar kami bepergian sejak peristiwa di Paris, jadi kami memahami perjalanan ini mungkin menakutkan," ujar Andy Hughes.

"Saya yakin semua orang sadar pendukung kami telah menghadapi sejumlah masalah saat bepergian ke Naples di masa lalu, jadi kami ingin berbagi beberapa saran keselamatan penting, karena kami ingin memastikan semua penggemar merasa aman," tandasnya.