Kumparan Logo

5 Rumor Transfer Teraneh: Tevez CLBK dengan MU hingga Peter Crouch ke Chelsea

kumparanBOLAverified-green

ยทwaktu baca 4 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pemain Manchester United Cristiano Ronaldo saat melawan Manchester City pada pertandingan Liga Inggris di Old Trafford, Manchester, Inggris. Foto: Craig Brough/REUTERS
zoom-in-whitePerbesar
Pemain Manchester United Cristiano Ronaldo saat melawan Manchester City pada pertandingan Liga Inggris di Old Trafford, Manchester, Inggris. Foto: Craig Brough/REUTERS

Bursa transfer sepak bola Eropa selalu menghadirkan rumor-rumor yang sedap. Akan tetapi, tak jarang juga ada gosip yang aneh dan melibatkan klub-klub besar seperti Manchester United (MU) dan Chelsea.

Musim lalu, Liga Inggris dikejutkan dengan rumor Cristiano Ronaldo yang akan bergabung ke Manchester City. Kabar itu tentu mengejutkan banyak pihak mengingat Ronaldo adalah mantan pemain 'Setan Merah'.

Kendati demikian, kesepakatan Ronaldo dan The Citizens urung terjadi. Bintang Timnas Portugal itu pun akhirnya kembali ke Old Trafford dengan durasi kontrak dua musim.

Rumor kepindahan Ronaldo ke Man City adalah satu dari sebagian gosip transfer yang mengejutkan di jagad sepak bola. Nah, diwartakan Sportskeeda, berikut ini daftar rumor transfer yang, bukan mengejutkan lagi, namun aneh.

5. Peter Crouch ke Chelsea (2018)

Peter Crouch masuk Guinness Book of Record. Foto: Reuters/Craig Brough

Chelsea memenangi Liga Inggris 2016/17 bersama Antonio Conte. Akan tetapi, sang pelatih berselisih dengan salah satu strikernya, yakni Diego Costa yang hengkang pada Januari 2018.

Alhasil, Chelsea hanya punya satu striker, yaitu Alvaro Morata. Kala itu, Michy Batsshuayi, Dominic Solanke, dan Loic Remy juga meninggalkan The Blues.

Ujug-ujug, Chelsea dikaitkan dengan mantan penyerang Timnas Inggris, Peter Crouch. Kala itu, striker jangkung tersebut tengah membela Stoke City.

Pada saat itu, Crouch tengah memasuki musim terakhirnya. Jadi, sedikit aneh melihat klub sekaliber Chelsea dikaitkan dengannya yang hanya mencetak tiga gol hingga pertengahan musim 2018/19.

Ditambah lagi, Chelsea tak akan bisa memainkan Crouch di kompetisi domestik, seperti Piala Liga Inggris atau Piala FA jika merekrut Crouch. Pasalnya, sang pemain telah membela Stoke City di kompetisi tersebut.

Pilihan Chelsea akhirnya jatuh kepada Olivier Giroud dengan kocek 18 juta poundsterling (kini setara Rp 330 miliar) dari Arsenal.

4. Mario Mandzukic ke ATK Mahon Bagan (2021)

Pemain AC Milan, Mario Mandzukic mengolah bola sebelum pertandingan AC Milan vs Crotone. Foto: REUTERS / Alessandro Garofalo

Pada Juni 2021, Mohun Bagan merekrut gelandang Finlandia, Joni Kauko, yang baru saja berlaga di EURO 2020. Selanjutnya, klub Liga India tersebut menargetkan Mario Mandzukic.

Kala itu, Mandzukic baru saja membela AC Milan selama enam bulan, namun namanya masih top. Nah, sebuah laporan dari media Kroasia kemudian menyebutkan Mahon Bagan telah mendekatinya.

Gosip tersebut pun beredar luas dengan banyak media-media ternama meneruskan pemberitaan. Para pendukung Mahon Bagan pun senang bukan kepalang, namun kesepakatan urung terjadi.

Dilaporkan Sportskeeda, jurnalis India, Marcus Mergulhao, mewartakan bahwa pendekatan tersebut tidak pernah dilakukan. Pada akhirnya, Mandzukic pun gantung sepatu.

3. Carlos Tevez CLBK dengan MU (2020)

Carlos Tevez ketika membela Manchester United. Foto: PAUL ELLIS/AFP

Cinta lama bersemi kembali (CLBK) kerap terjadi di sepak bola. Beberapa pemain kerap kembali ke klub yang pernah dibelanya, misalnya Romelu Lukaku dan Chelsea serta Ronaldo dan MU.

Pada Januari 2020, Bruno Fernandes tiba ke Old Trafford. Ole Gunnar Solskjaer pun membutuhkan seorang striker untuk melengkapinya di lini depan mengingat MU baru saja kehilangan Romelu Lukaku, sedangkan Marcus Rashford cedera.

'Setan Merah' mendapati tawarannya untuk Josh King ditolak oleh Bournemouth. Alhasil, opsi jangka pendek pun ditentukan dan meminjam Carlos Tevez dari Boca Juniors pun jadi pilihan.

Tevez, kala itu, hampir genap 36 tahun. Ia memang pernah membela MU selama dua musim dari 2007 hingga 2009 dengan catatn 34 gol dan dua gelar Liga Inggris.

Akan tetapi, kabar kembalinya Tevez ke MU cukup santer diembuskan oleh media-media ternama, seperti Daily Mail misalnya. Namun, transfer tersebut memang cukup aneh.

Bukan hanya umur Tevez yang sudah memasuki usia senja, melainkan juga sikapnya terhadap Sir Alex Ferguson. Pemain Argentina itu pernah melakukan selebrasi dengan papan bertuliskan 'RIP Fergie' kala menjuarai Liga Inggris bersama Man City.

Kesepakatan pun tak pernah terjadi dan MU mendatangkan Odion Ighalo.

2. Maarten Stekelenburg ke Real Madrid (2019)

Maarten Stekelenburg. Foto: KENZO TRIBOUILLARD / AFP

Keylor Navas kehilangan tempatnya sebagai penjaga gawang utama Real Madrid karena kedatangan Thibaut Courtois. Alhasil, ia pun pindah dan bergabung dengan Paris Saint-Germain.

Los Blancos entah dari mana datangnya dengan kiper ketiga Everton berusia 36 tahun, Maarten Stekelenburg. Rumor tersebut pertama kali datang dari Football Insider dan kemudian menyebar dengan cepat.

Stekelenburg berada di skuad The Toffees sebagai pelapis Jordan Pickford dan Jonas Lossl. Hal itu tentu tak masuk akal jika Madrid menginginkannya bahkan hanya sebagai cadangan Courtois.

Pada akhirnya, Madrid menyetujui transfer pertukaran dengan PSG. Navas ke Paris dan Alphonse Areola datang ke Madrid dengan status pinjaman selama semusim.

1. Sam Allardyce Jadi Pelatih Timnas India (2019)

Sam Allardyce pelatih anyar Everton. Foto: Reuters/Lee Smith

Federasi Sepak Bola Seluruh India (AIFF) mendepak Stephen Constantine sebagai pelatih Timnas India. Mereka pun dilaporkan ingin merekrut juru taktik level Liga Inggris, Sam Allardyce.

Allardyce terakhir kali menangani timnas adalah kala memimpin The Three Lions pada 2016 lalu. Namun, ia pergi setelah hanya satu pertandingan dan bertugas selama 67 hari.

Pekerjaan di India dilaporkan sebagai upaya untuk kembali ke kancah internasional. Media-media Inggris seperti Mirror menyebarkan desas-desus tersebut.

Nama besar lainnya yang dirumorkan adalah Sven-Goran Eriksson yang pernah menangani Man City, Benfica, dan Timnas Inggris. Namun, tak satu pun dari mereka yang akhirnya menjadi pelatih Timnas India.