Kumparan Logo

5 Wonderkid yang Berpotensi Bersinar di Euro 2024: Paling Muda 16 Tahun

kumparanBOLAverified-green

ยทwaktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Reaksi penyerang Spanyol #19 Lamine Yamal saat pertandingan sepak bola persahabatan internasional antara Spanyol dan Brasil di stadion Santiago Bernabeu di Madrid (26/3/2024). Foto: PIERRE-PHILIPPE MARCOU / AFP
zoom-in-whitePerbesar
Reaksi penyerang Spanyol #19 Lamine Yamal saat pertandingan sepak bola persahabatan internasional antara Spanyol dan Brasil di stadion Santiago Bernabeu di Madrid (26/3/2024). Foto: PIERRE-PHILIPPE MARCOU / AFP

Euro 2024 akan segera bergulir di Jerman selama 14 Juni-14 Juli nanti. Sejumlah pemain muda siap unjuk gigi di ajang sepak bola terbesar antarnegara Eropa ini.

Sejumlah negara tidak ragu memilih pemain berusia di bawah 20 tahun untuk mentas di Euro 2024. Sejumlah pemain berlabel wonderkid bahkan sudah bisa menggeser pemain yang lebih senior untuk unjuk gigi di level senior Eropa.

Beberapa pemain ini juga sebelumnya menjadi andalan di klub masing-masing. Jadi tentu saja, ketika membela negara, potensi terbaik dalam diri para wonderkid diharapkan juga bisa hadir.

Siapa saja wonderkid berusia di bawah 20 tahun yang berpotensi bersinar di Euro kali ini? Simak pemaparannya berikut ini.

Lamine Yamal

Lamine Yamal duel dengan Jon Aramburu saat laga Barcelona vs Real Sociedad dalam pekan ke-35 Liga Spanyol 2023/24 di Estadi Olimpic Lluis Companys, Selasa (14/5) dini hari WIB. Foto: REUTERS/Albert Gea

Lamine Yamal adalah pemain termuda di Euro kali ini. Winger Barcelona itu masih berusia 16 tahun dan baru akan berulang tahun yang ke-17 pada 13 Juli nanti.

Musim lalu, Yamal membela Barcelona sebanyak 50 kali di lintas ajang dengan mencetak 7 gol dan 10 assist. Pemain keturunan Maroko-Guinea Khatulistiwa ini sudah membela Timnas Senior Spanyol selama 7 kali dengan catatan 2 gol dan 4 assist.

Kobbie Mainoo

Kobbie Mainoo dari Inggris terlihat sedih setelah pertandinga. Foto: Molly Darlington/REUTERS

Kobbie Mainoo adalah pemain termuda skuad Timnas Inggris di Euro 2024. Gelandang keturunan Ghana ini menjadi pemain penting Manchester United (MU) di musim lalu, dengan catatan 32 kali main serta 5 gol dan 1 assist di lintas ajang.

Mainoo bisa diplot sebagai gelandang tengah atau gelandang bertahan, tetapi di saat darurat juga bisa menjadi gelandang serang. Untuk Timnas Senior Inggris, pemain 19 tahun itu sudah bermain 3 kali.

Warren Zaire-Emery

Gelandang Prancis Warren Zaire Emery mengontrol bola saat pertandingan sepak bola persahabatan Internasional antara Prancis dan Luksemburg di Stadion Saint-Symphorien di Longeville-les-Metz, Prancis timur (5/6/2024). Foto: FRANCK FIFE / AFP

Warren Zaire-Emery menjadi pemain termuda di skuad Timnas Prancis pada Euro kali ini. Gelandang keturunan Martinique ini menjadi pemain penting Paris Saint-Germain (PSG) di musim lalu, dengan catatan 43 kali main serta 3 gol dan 7 assist di lintas ajang.

Zaire-Emery bisa diplot sebagai gelandang tengah atau gelandang bertahan, tetapi saat dibutuhkan juga bisa menjadi pemain sayap kanan. Untuk Timnas Senior Prancis, pemain 18 tahun itu sudah bermain 3 kali dan mencetak 1 gol.

Arda Gueler

Gelandang Turki Arda Guler (kiri) merayakan gol kedua timnya pada pertandingan sepak bola grup D kualifikasi Euro 2024 UEFA antara Turki dan Wales di stadion Samsun Yeni 19 mayis (19/6/2023). Foto: Ozan Kose/AFP

Arda Gueler menjalani musim yang tidak mudah bersama Real Madrid di musim lalu. Sebab, pemain 19 tahun itu sempat mengalami cedera parah.

Gueler perlahan mulai nyetel di paruh kedua musim lalu. Eks gelandang serang Fenerbahce itu total mencetak 6 gol dari 12 laga lintas ajang bersama Real Madrid musim lalu. Untuk Timnas Senior Turki, ia sudah main 7 kali dan mencetak satu gol.

Kenan Yildiz

Penyerang Turki #19 Kenan Yildiz merayakan golnya selama pertandingan sepak bola persahabatan internasional antara Jerman dan Turki di Stadion Olimpiade di Berlin (18/9/2023). Foto: Ronny Hartmann / AFP

Kenan Yildiz cukup multifungsi di lini serang karena bisa bermain sebagai winger, gelandang serang, dan striker. Pemain 19 tahun itu bermain 32 kali untuk Juventus di lintas ajang musim lalu dengan catatan 4 gol dan 1 assist.

Kelebihannya ada pada kualitas umpan akurat dan tendangan dari luar kotak penalti, sehingga bisa menjadi playmaker ulung. Sementara untuk Timnas Senior Turki, Yildiz sudah mencetak 1 gol dan 2 assist dari 7 laga.