Kumparan Logo

6 Striker Paling Diremehkan di Dunia: Ada Rekrutan Anyar AC Milan

kumparanBOLAverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pemain AC Milan, Olivier Giroud menunjukkan jerseynya. Foto: Sumber: acmilan.com
zoom-in-whitePerbesar
Pemain AC Milan, Olivier Giroud menunjukkan jerseynya. Foto: Sumber: acmilan.com

Transfer Olivier Giroud ke AC Milan bisa dibilang biasa-biasa saja. Padahal, striker berusia 34 tahun yang kabarnya dibanderol seharga 2 juta pounds (setara Rp 39 miliar) itu merupakan sebuah pembelian untung bagi Rossoneri jika melihat performanya.

Menurut catatan Give Me Sport, Giroud berhasil mencetak 39 gol dalam 119 penampilan untuk Chelsea selama dua musim. Dia juga mengantongi 14 assist selama merumput untuk klub yang bermarkas di Stamford Bridge tersebut.

Giroud hijrah dari Chelsea usai berhasil mengangkat dua Piala FA, Liga Europa, dan Liga Champions. Sebelumnya, Giroud juga bisa dibilang sukses bersama Arsenal. Ia mencetak 73 gol di Liga Inggris untuk The Gunners selama 7,5 tahun.

Olivier Giroud di laga Sevilla vs Chelsea. Foto: Marcelo Del Pozo/REUTERS

Giroud juga merupakan pemenang Piala Dunia 2018 bersama Prancis. Ia berada di urutan kedua dalam pencetak gol terbanyak sepanjang masa bagi Les Blues dengan 46 gol-hanya kalah lima gol dari Thierry Henry di posisi pertama.

Meski demikian, Giroud tidak mendapat pandangan yang seharusnya. Sejumlah pihak banyak yang menganggap keberadaannya tak lebih sebagai aksesoris atau pelengkap.

Selain Giroud, masih banyak nama lain. Berikut kumparan sajikan daftar striker yang paling diremehkan di dunia.

1. Karim Benzema (Real Madrid)

Karim Benzema dari Real Madrid merayakan gol pertamanya saat melawan FC Barcelona di Estadio Alfredo Di Stefano, Madrid, Spanyol, Sabtu (10/4). Foto: Sergio Perez/REUTERS

Benzema merupakan juru gedor yang cukup produktif dan loyal buat Real Madrid. Meski sebagian besar kariernya di Santiago Bernabeu sempat dibayangi oleh Ronaldo, Ia mampu mencetak 279 gol dalam 599 pertandingan selama berkostum Los Blancos.

2. Ciro Immobile (Lazio)

Selebrasi Penyerang Italia, Ciro Immobile saat mencetak gol ke gawang Turki di Euro 2020. Foto: Mike Hewitt/Pool/REUTERS

Performa sensasional telah ditunjukkan Immobile sejak bergabung dengan Lazio dari Sevilla pada 2016. Pemain berusia 31 tahun itu bahkan jadi ujung tombak Italia di EURO 2020.

Meski mampu bermain gemilang dengan torehan 150 gol dalam 219 pertandingan, ia belum berhasil membuat takjub banyak orang.

3. Edin Dzeko (AS Roma)

Penyerang AS Roma, Edin Dzeko, saat menghadapi Udinese Foto: ASRomaEN

Setelah menjadi juara Liga Inggris bareng Manchester City, Dzeko lantas mampu menemukan performa terbaiknya ketika pindah ke AS Roma.

Dzeko bahkan telah menjadi pencetak gol terbanyak Roma selama empat dari lima musim terakhir. Striker asal Bosnia itu berhasil mengemas 119 gol dalam 260 pertandingan.

4. Iago Aspas (Celta Vigo)

Iago Aspas, pemain Celta Vigo. Foto: REUTERS/Miguel Vidal

Semua tak berjalan sesuai rencana untuk Aspas selama membela Liverpool di antara 2013 hingga 2015. Namun, sejak pindah ke Celta Vigo, pemain berusia 34 tahun itu amat berbeda.

Aspas lantas jadi pencetak gol terbanyak klub selama enam musim secara berturut-turut. Dengan torehan 166 gol dalam 380 pertandingan, ia pun dinilai kurang beruntung karena tak masuk dalam skuad Spanyol di EURO 2020.

5. Gerard Moreno (Villarreal)

Selebrasi pemain Villarreal, Gerard Moreno. Foto: JANEK SKARZYNSKI / AFP

Kisah sukses di Liga Spanyol lain yang tidak mendapat sorotan yang besar adalah Moreno. Nama yang barusan kita sebut adalah pemilik 29 gol dan 19 assist di musim lalu bersama Villarreal.

Soal gol di La Liga, Moreno cuma kalah dari Messi. Ia bahkan berhasil membawa klub berjuluk Yellow Submarine itu menyabet trofi Liga Europa setelah mengalahkan Manchester United di final.

****

embed from external kumparan