Adaptasi Kilat Jadi Kunci Cedric Tembus Tim Inti Inter Milan

Inter Milan mulai bergerak di jendela transfer Januari 2019. Kiprah pertama ditandai dengan perekrutan Cedric Soares dari Southampton , Sabtu (26/1/2019) malam WIB.
Cedric direkrut Il Nerazurri dengan status pinjaman sampai musim 2018/19 berakhir. Tertera pula opsi membeli bek kanan berusia 27 tahun ini setelah masa peminjaman usai dalam klausul kontrak. Tapi, tak disebutkan berapa nominal yang mesti dikeluarkan Inter demi mengikat Cedric.
Setelah peresmian, Cedric tak bisa bersantai. Sebab, tim utama Inter menyajikan persaingan sengit. Di pos full-back kanan yang menjadi daerah opersi Cedric bercokol pemain-pemain berkualitas seperti Sime Vrsaljko dan Danilo D'Ambrosio.Bakal sulit buat Cedric untuk langsung menembus tim inti. Apalagi, Luciano Spalleti merupakan pelatih yang begitu selektif.
Cedric sendiri tak gamang dengan sengitnya perebutan tempat utama Inter. Pasalnya, pemain kelahiran Singen, Jerman, ini mengaku dapat mengintegrasikan diri secara cepat dengan tim maupun instruksi-instruksi sang juru taktik. Terlebih ada kompatriotnya di Timnas Portugal, Joao Mario, yang dapat membantunya beradaptasi.
"Saya menyukai gaya bermainya (Spalleti) dan saya telah menyaksikan beberapa laga Inter. Saya juga telah berbicara dengan rekan sekaligus kompatriot saya, Joao Mario. Penting bagi saya untuk bisa beradaptasi dengan tim secara teknis. Dan saya yakin dapat melakukan itu dengan baik," ucap Cedric dilansir laman resmi klub.
"Joao Mario sempat mengatakan kepada saya bahwa Inter merupakan sebuah tim yang lebih menekankan pada penguasaan bola dan taktik. Berada di sini merupakan kesempatan besar bagi saya. Saya akan berjuang bersamanya untuk membantu klub meraih target.”
"Oke, saya membutuhkan bantuan dari banyak pihak pada masa-masa awal. Tapi, setelah saya mendapatkan itu dari rekan-rekan setim, saya yakin dapat berkembang dengan cepat di Inter," lanjutnya.

Selama memperkuat Southampton, Cedric terkenal sebagai bek sayap yang tangguh bertahan. Memang, Cedric mempunyai kecepatan dan piawai meyervis lini depan dengan umpan-umpan matang, tetapi ia jarang sekali bermanuver ke dalam kotak penalti lawan.
Dari 104 penampilannya di Premier League, Cedric merangkum 1 gol dan 10 assist. Sebuah catatan yang biasa-bisa saja, tetapi Cedric mengemas rataan 1,2 tekel dan 1,2 intersep per laga pada musim 2018/19. Tinggal bagaimana Cedric membuktikan kapabilitas secara langsung dihadapan Spalleti untuk menembus tim inti.
