kumparan
5 November 2019 19:46

AFF Bakal Gelar ASEAN Club Championship pada 2020

Persija vs Ceres Negros, AFC Cup
Persija Jakarta ketika menghadapi klub Filipina, Ceres Negros, di Stadion Utama GBK, Jakarta, Selasa (23/4). Foto: Irfan Adi Saputra/kumparan
Kesebelasan-kesebelasan di Asia Tenggara (ASEAN) bakal punya arena tarung baru. Pada 2020, AFF bakal mengadakan Kejuaraan Antarklub ASEAN atau ASEAN Club Championship (ACC).
ADVERTISEMENT
Presiden AFF, Khiev Sameth, menyatakan perencanaan ini sudah mendapat lampu hijau dari FIFA melalui Presiden Gianni Infantino ketika meneken Nota Kesepakatan dengan ASEAN di Bangkok, Thailand, pekan lalu.
''Kami membicarakan rencana kami untuk menggelar kejuaraan antarklub dengan Presiden Infantino dan dia menyambut positif hal tersebut,'' kata Sameth seperti disitat dari laman AFF, Selasa (5/11/2019).
''Dia juga memberikan kami saran yang mendalam dan menunjukkan dukungan penuhnya untuk perhelatan ACC,'' imbuhnya.
Persija vs Ceres Negros, AFC Cup
Pertandingan Persija Jakarta vs Ceres Negros di Stadion Utama GBK, Jakarta, Selasa (23/4). Foto: Irfan Adi Saputra/kumparan
Bertindak sebagai penyelenggara, AFF nantinya juga akan menghadirkan hadiah menarik bagi para kontestan. Pertama, 12 klub yang berpartisipasi akan mendapatkan participation fee di tiap fasenya dan nominal hadiahnya akan terus meningkat seiring laju mereka di tiap fase.
Kedua, klub yang menjadi kampiun akan mendapatkan hadiah sebesar 500 ribu dolar AS atau kurang lebih Rp 6,9 miliar. Yang tak kalah menarik, klub perengkuh gelar juga berpeluang tampil di Piala Dunia Antarklub yang akan diperluas menjadi 22 klub pada 2021.
ADVERTISEMENT
''ACC juga akan membantu klub peserta meningkatkan kekuatan finansial mereka, mempromosikan wisata olahraga, dan menambah pengalaman sepak bola," kata Sameth.
PSM Makassar, Home United, Piala AFC
Pemain PSM Makassar, Guy Junior (kanan), pada pertandingan melawan klub asal Singapura, Home United. Foto: Jamal Ramadhan/kumparan
Keberhasilan menyelenggarakan ACC, kata Samteh, merupakan hasil dari kerja keras AFF selama berbulan-bulan. Mereka juga membangun rencana dengan mempertimbangkan tidak adanya bentrokan jadwal dengan kompetisi lain dalam agenda FIFA dan AFC.
''Kami juga mengantisipasi hingga masalah krusial lain, seperti branding, hadiah uang, dan format kompetisi. Kemudian, ada beberapa negosiasi dengan berbagai rekan komersial dalam beberapa bulan sebelum memastikan pengesahan Dewan AFF,'' ucap Sameth menutup.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan