Alasan Arkhan Kaka Tak Selebrasi Usai Cetak Gol ke Gawang Guam

4 Oktober 2022 6:06
·
waktu baca 2 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Pesepak bola Tim Nasional U-17 Indonesia Arkhan Kaka Putra (kiri) merangkul rekannya, Muhammad Tegar (kanan) usai membobol gawang Tim Nasional U-17 Guam dalam laga Grup B Kualifikasi Piala Asia U-17 2023 di Stadion Pakansari. Foto: Aditya Pradana Putra/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Pesepak bola Tim Nasional U-17 Indonesia Arkhan Kaka Putra (kiri) merangkul rekannya, Muhammad Tegar (kanan) usai membobol gawang Tim Nasional U-17 Guam dalam laga Grup B Kualifikasi Piala Asia U-17 2023 di Stadion Pakansari. Foto: Aditya Pradana Putra/ANTARA FOTO
ADVERTISEMENT
Timnas U-16 Indonesia melibas Guam 14-0 di matchday perdana Grup B Pra-Piala Asia U-17 2023, Senin (3/10). Arkhan Kaka mencetak 4 gol sendiri di Stadion Pakansari, Bogor.
ADVERTISEMENT
Arkhan Kaka mencetak gol pada menit ke-8, 11, 26 dan 35 (dari titik putih). Meski membukukan quattrick, pemain kelahiran Blitar itu enggan merayakan dengan berlebihan.
Pada gol pertamanya, Arkhan Kaka langsung berlari ke pinggir lapangan. Namun, ia kemudian mengangkat kedua tangannya ke udara dan tak melakukan perayaan
Soal selebrasi, Arkhan Kaka mengungkapkan bahwa dirinya sudah dipesan oleh pelatih, Bima Sakti, untuk merayakan gol dengan sewajarnya. Pasalnya, Indonesia tengah berduka atas tragedi di Stadion Kanjuruhan, Malang.
Bima Sakti saat konferensi pers usai laga lawan Guam. Foto: Jodi Hermawan/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Bima Sakti saat konferensi pers usai laga lawan Guam. Foto: Jodi Hermawan/kumparan
"Untuk selebrasi Coach Bima Sakti dan pelatih lainnya sudah janjian karena sedang berduka jadi kami selebrasi sewajarnya saja," ungkap Arkhan Kaka dalam konferensi pers usai laga.
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
"Untuk menghormati korban dan berterima kasih kepada tuhan yang memberi kemenangan," sambungnya.
ADVERTISEMENT
Tragedi di Stadion Kanjuruhan menjadi catatan gelap sepak bola Indonesia. Ratusan nyawa melayang karena kerusuhan usai Arema FC kalah 2-3 dari Persebaya Surabaya, Sabtu (1/10) lalu.
Sejumlah pesepak bola Tim Nasional U-17 Indonesia melakukan sujud syukur usai membobol gawang Tim Nasional U-17 Guam dalam laga Grup B Kualifikasi Piala Asia U-17 2023 di Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (3/10/2022). Foto: Aditya Pradana Putra/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Sejumlah pesepak bola Tim Nasional U-17 Indonesia melakukan sujud syukur usai membobol gawang Tim Nasional U-17 Guam dalam laga Grup B Kualifikasi Piala Asia U-17 2023 di Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (3/10/2022). Foto: Aditya Pradana Putra/ANTARA FOTO
Bima Sakti selaku pelatih Timnas U-16 menyampaikan bahwa skuadnya sudah sepakat mempersembahkan kemenangan atas Guam untuk tragedi yang terjadi di Stadion Kanjuruhan, Malang.
"Bersyukur kami bisa memenangkan pertandingan. Di awal sudah menyampaikan ke pemain bahwa pertandingan ini sangat menentukan meski lawan Guam," tutur Bima Sakti dalam konferensi pers usai laga.
"Kami harus tetap maksimal dan sepakat dengan pelatih, manajer, dan seluruh pemain bahwa kemenangan ini kami persembahkan untuk musibah di Kanjuruhan.
"Semoga ini jadi kebangkitan untuk sepak bola Indonesia dan momen ini menjadi pemersatu semua suporter agar lebih dewasa, saling menjaga, dan sepak bola kita maju ke depannya," sambungnya.
ADVERTISEMENT
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·