Amiens SC Lawan Keputusan Degradasi dari Ligue 1 di Pengadilan

Ligue 1 Prancis menjadi salah satu kompetisi pertama di Eropa yang menyetop musim 2019/20. Operator Liga Prancis, Ligue de Football Professional (LFP), menobatkan Paris Saint-Germain (PSG) sebagai kampiun, sementara Amiens SC dan Toulouse degradasi ke Ligue 2.
Amiens tak menerima keputusan itu. Klub berjuluk Les Licornes tersebut sudah mengirim petisi keberatan kepada LFP. Sekarang, mereka memutuskan akan melawan keputusan degradasi di pengadilan.
"Kami merasa ini adalah keputusan yang tidak adil. Buat kami, keputusan degradasi ini seperti hukuman dari liga. Sungguh tidak adil," ucap Presiden Amiens, Bernard Joannin, dilansir BBC Sport.
"Kami terpaksa melawan keputusan ini di pengadilan. Kami akan mencoba menghapus keputusan tak adil ini," lanjut dia.
Amiens sendiri berada di posisi ke-19 pada tabel klasemen Ligue 1 2019/20. Klub tersebut tertinggal empat poin dari Nimes dan memiliki 10 poin lebih banyak atas Toulouse dengan 10 sisa pertandingan.
Awal bulan ini, Amiens mengirimkan petisi ke LFP untuk menghapus degradasi pada musim 2019/20. Sementara degradasi dihapus, promosi dari Ligue 2 tetap ada.
Jadi, kalau petisi Amiens diterima, akan ada 22 tim yang berlaga Ligue 1 Prancis musim 2020/21. Namun, melihat pada situasi sekarang, tampaknya LFP tak menerima usulan Amiens itu.
Sementara itu, Amiens menjelaskan bahwa mereka tetap mengakui PSG sebagai pemenang Ligue 1 Prancis musim ini. Klub tersebut juga menambahkan bahwa mereka tidak menolak penyetopan Ligue 1.
"Kami [Amiens] tak menolak keputusan penyetopan Ligue 1 musim 2019/20. Itu bukan tujuan dari aksi legal kami," ujar kuasa hukum klub, Christophe Bertrand.
"Apa yang kami lawan adalah konsekuensi dari keputusan berhentinya Ligue 1," imbuh dia.
****
Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona. Yuk, bantu donasi atasi dampak corona.
