Kumparan Logo

Apa yang Perlu Kita Tahu dari Bergulirnya Kembali La Liga?

kumparanBOLAverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Trofi La Liga. Foto: MOHAMED EL-SHAHED / AFP
zoom-in-whitePerbesar
Trofi La Liga. Foto: MOHAMED EL-SHAHED / AFP

Terlepas dari segala ketidakidealan akibat pandemi COVID-19, La Liga 2019/20 digelar lagi. Jumat, 12 Juni 2020 WIB, akan digelar pertandingan pembuka yang mempertemukan Sevilla dan Real Betis.

Tentu saja ada yang terasa janggal ketika salah satu liga top Eropa mesti digelar tanpa penonton dan protokol medis njelimet lainnya. Namun, ya, sudahlah, ya. Yang namanya pandemi pasti butuh penyesuaian di segala lini.

Keputusan untuk menggelar kembali La Liga diumumkan Perdana Menteri Spanyol, Pedro Sanchez, pada 23 Mei. Meski demikian, kepastian jadwal kompetisi diumumkan oleh Presiden Federasi Sepak Bola Spanyol (RFEF), Javier Tebas, pada 30 Mei 2020.

Begitulah kira-kira latar belakangnya. Untuk menyambut kembalinya La Liga pada 12 Juni, mari kita tengok hal-hal apa saja yang perlu diketahui.

embed from external kumparan

Tindakan apa yang bakal dilakukan jika ada pemain atau personel tim yang terinfeksi virus corona?

Protokol medis yang mesti diterapkan pada seluruh laga sudah pasti tidak hanya mencakup saat pertandingan. Di situ diatur secara mendetail bagaimana segala aktivitas sepak bola dilakukan, mulai dari latihan, konferensi pers, persiapan pertandingan, sampai perilaku di kamar ganti.

Protokol medis tersebut juga membahas tindakan apa yang mesti dilakukan seandainya ada pemain atau personel lain yang terinfeksi virus corona.

Mengacu pada aturan tersebut, pemain yang terinfeksi bakal langsung diisolasi. Fasilitas yang mereka tinggali, seperti hotel tim, juga akan langsung disemprot cairan disinfektan.

Pertandingan La Liga Spanyol antara Atletico Madrid dan Valencia. Foto: REUTERS/Sergio Perez

Setelahnya, LFP selaku operator kompetisi akan melacak siapa-siapa saja yang melakukan kontak dengan si pemain selama lebih dari 5 menit.

Dalam proses pelacakan itu, mereka menggunakan Mediacoach, sebuah piranti lunak yang biasa digunakan untuk menganalisis video pertandingan La Liga.

Angka 5 menit itu digunakan karena LFP berpegangan pada sebuah riset yang menyatakan bahwa risiko penularan virus corona meningkat apabila ada kontak fisik selama 15 menit.

Pemain Atletico Madrid Jao Felix (tengah) saat menjalani sesi latihan di Ciudad Deportiva Wanda Atletico de Madrid, Senin (18/5). Foto: atleticodemadrid.com/Handout via REUTERS

Selain penggunaan rekaman video untuk memantau penularan virus corona, ada beberapa poin dalam draf protokol pertandingan La Liga tersebut:

  • Pemain dan staf akan menjalani tes COVID-19 24 jam sebelum pertandingan dan suhu tubuh mereka bakal dicek ketika tiba di stadion.

  • Bola akan didistribusikan di sekitar lapangan dan bakal selalu didisinfeksi.

  • Pemain akan diperintahkan untuk mencuci tangan sebelum dan sesudah pemanasan.

  • Semua pemain dan staf harus mengenakan masker dan sarung tangan saat tiba di stadion.

  • Tidak ada sesi salaman sebelum pertandingan.

  • Pelatih akan mengadakan jumpa pers lewat konferensi video.

Tebas sebenarnya meyakini, risiko penularan virus corona dapat betul-betul ditekan dengan ketatnya protokol latihan dan pertandingan. Namun, operator kompetisi menyiapkan langkah ini sebagai antisipasi.

Seperti apa perburuan gelar juara?

Persaingan di jalur juara La Liga 2019/20 tidak berat sebelah. Perburuan status kampiun masih sangat ketat. Ketika kompetisi ditangguhkan, Barcelona menduduki puncuk klasemen dengan merengkuh 58 poin.

Selebrasi pemain FC Barcelona usai mencetak gol ke gawang Eibar pada laga lanjutan La Liga Spanyol di Camp Nou, Barcelona, Spanyol. Foto: REUTERS / Albert Gea

Akan tetapi, Blaugrana tidak bisa ongkang-ongkang kaki sambil siul-siul lucu. Real Madrid mengintai dari posisi runner up dan hanya tertinggal dua poin dari Barcelona.

Lagi pula, skuat asuhan Zinedine Zidane itu sudah memproklamirkan bahwa mereka akan melakoni 11 laga tersisa selayaknya duel final.

Jarak antara Madrid dan penghuni peringkat tiga, Sevilla, memang cukup jauh: Sembilan poin. Akan tetapi, bukan berarti Sevilla langsung terlempar dari perburuan.

Begitu pula dengan Real Sociedad dan Getafe yang masing-masing bercokol di peringkat empat dan lima dengan 46 poin.

Bagaimana dengan tiket kompetisi level Eropa?

Ada empat tim Bundesliga yang akan melaju ke Liga Champions. Dua tim akan melangkah ke putaran utama Liga Europa. Satu via klasemen, satu lagi melewati jalur Copa del Rey.

Proses terciptanya gol pertama Sociedad ke gawang Barcelona. Foto: REUTERS/Paul Hanna

Apabila juara Copa del Rey sudah lolos ke kompetisi Eropa dari jalur liga, tim dengan peringkat tertinggi di La Liga yang belum masuk kualifikasi kompetisi apa pun yang akan meraih tiket tersebut.

Ketika aktivitas sepak bola Spanyol ditangguhkan akibat pandemi COVID-19, Copa del Rey sudah sampai di duel pemungkas. Adalah Sociedad dan Athletic Bilbao yang akan bertarung memperebutkan mahkota juara.

Hingga saat ini belum ada kepastian kapan partai puncak bertajuk Derbi Basque tersebut digelar. Yang pasti, Bilbao dan Sociedad sama-sama sudah mengajukan permohonan kepada federasi agar pertandingan tersebut digelar dengan penonton.

Pemain Real Madrid dan Barcelona memperebutkan bola. Foto: REUTERS/Juan Medina

Oh, ya, jangan lupakan pula bahwa satu tiket ke babak kualifikasi Liga Europa akan menjadi milik tim yang menutup liga di peringkat enam. Sampai sekarang, sih, Atletico Madrid bercokol di peringkat enam.

Meski demikian, bukan berarti Atletico tidak punya kesempatan menjejak ke Liga Champions musim depan. Ingat-ingat lagi bahwa Atletico berhasil menyingkirkan Liverpool dari perburuan Si Kuping Besar musim ini lewat kemenangan di dua leg babak 16 besar.

Siapa yang terancam degradasi?

Hingga hari kompetisi ditangguhkan, Mallorca (25 poin), Leganes (23 poin), dan Espanyol (20 poin) ada dalam bahaya. Ketiga tim inilah yang bercokol di zona degradasi.

Meski demikian, Real Valladolid, Eibar, dan Celta Vigo yang masing-masing ada di peringkat 15, 16, 17 belum bisa bernapas lega.

Leganes merayakan kemenangan pertama di La Liga 2019/20. Foto: La Liga

Celta Vigo hanya unggul satu poin atas Mallorca. Sementara, Eibar mengemas 27 poin dan Valladolid mengantongi 29 poin. Dengan kompetisi yang menyisakan 11 laga kemungkinan degradasi masih mengancam Valladolid, Eibar, dan Celta.

Penampilan siapa saja yang pantas dinantikan?

Sociedad bisa menjadi pilihan bagi siapa pun yang bosan dengan dominasi Madrid dan Barcelona di La Liga. Selain masih masuk empat besar, mereka juga punya peluang menutup musim dengan gelar juara.

Pun dengan para pemainnya yang menjanjikan: Martin Odegaard, Alexander Isak, Mikel Oyarzabal, dan Mikel Merino. Coach Imanol Alguacil agaknya berhasil membentuk mereka menjadi pemain yang asyik buat ditonton.

Martin Odegaard bakal kembali ke Bernabeu sebagai lawan yang wajib diwaspadai Real Madrid. Foto: AFP/Ander Gillenea

Odegaard yang berstatus sebagai pinjaman bahkan dikabarkan dilirik lagi oleh Madrid. Pemuda Norwegia ini disebut-sebut sebagai pengganti yang pas buat Luka Modric.

Bicara soal pemain muda, jangan sekali-kali melupakan Ferran Torres. Statistiknya memang tidak mencolok. Ia membuat dengan 6 gol dan 7 assist di liga.

Kelebihan penggawa Valencia ini terletak pada pergerakan dan visinya dalam merancang serangan. Torres lebih lihai memanfaatkan keberadaan rekan-rekan di sekitarnya untuk mengecoh lawan daripada langsung melawati dua atau tiga pemain. Dia juga bisa diandalkan untuk bermain di sisi sayap kiri, kanan, dan di belakang penyerang.

Ferran Torres jadi alternatif Manchester United jika gagal datangkan Sancho. Foto: Instagram @ferrantorres7

Getafe juga memiliki anomali yang membuat mereka jadi salah satu tim menarik di La Liga 2019/20. Coba ingat-ingat lagi, selain suporter sendiri, siapa yang memasuki kompetisi musim ini dengan memperhitungkan Getafe sebagai juara?

Nah, dalam skuat mereka ada tiga pemain gaek yang ternyata tidak habis dimakan zaman: Angel Rodriguez (33 tahun), Jaime Mata (31 tahun), dan Jorge Molina (38 tahun).

Sejauh ini, ketiganya menjadi pencetak gol terbanyak buat Getafe di liga: Rodrgiuez 10 gol, Mata delapan gol, Molina lima gol.

Striker Getafe, Jaime Mata (tengah), merayakan gol bersama rekannya asal Brasil, Deyverson. Foto: AFP/Ander Gillenea

Ketiga pemain yang acap disebut sebagai three journeymen ini tidak memiliki permainan yang menarik atau glamor. Akan tetapi, mereka adalah para pekerja keras yang begitu gigih menekan lawan.

Tentu saja Barcelona dan Madrid memiliki pemain yang layak buat disaksikan. Kembalinya La Liga seharusnya ditandai dengan kembalinya Luis Suarez dan Eden Hazard yang absen lama akibat cedera.

Rivalitas Barcelona dan Madrid juga tergambar dari persaingan topskorer. Hingga kini, Lionel Messi masih memimpin dengan 19 gol. Di posisi dua, ada Karim Benzema yang mengemas 14 gol.

Kompetisi benar-benar akan dilanjutkan tanpa penonton?

Sampai sekarang menggelar laga tanpa penonton dipandang sebagai solusi logis untuk menggelar kompetisi. Bagaimanapun, Spanyol belum bisa disebut bebas dari wabah virus corona.

Luis Suarez merayakan gol di laga melawan Inter Milan. Foto: REUTERS/Sergio Perez

Bayangkan saja ada berapa puluh ribu suporter yang memadati stadion jika duel digelar terbuka. Itu belum memperhitungkan euforia yang bisa saja terjadi saat menyambut para jagoan yang sudah lama absen.

Meski demikian, La Liga berupaya agar pertandingan tidak garing-garing amat. LFP menggandeng dua perusahaan sekaligus untuk menyajikan tayangan sepak bola yang lebih hidup.

Perusahaan pertama adalah VIZRT dari Norwegia. La Liga memercayakan mereka untuk menciptakan grafis suasana tribune virtual.

Lambang Valencia di Stadion Mestalla Foto: REUTERS/Juan Medina

La Liga menyerahkan urusan audio kepada Electronic Arts. Suara suporter klub La Liga yang biasa terdengar di video game 'FIFA' akan disajikan kepada pemirsa. Para pencinta La Liga di Indonesia dan negara-negara selain Spanyol akan menikmati siaran yang sudah mendapat sentuhan grafis dan audio ini.

Meski demikian, beredar spekulasi baru soal La Liga 2019/20. Mengutip El Mundo Deportivo, pemerintah Spanyol dikabarkan memberi izin untuk membuka stadion bagi penonton mulai 29 Juni 2020. Syaratnya, stadion-stadion di Spanyol hanya diperbolehkan memuat 30% dari kapasitas total.

====

Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona. Yuk, bantu donasi atasi dampak corona!