Kumparan Logo

APPI: 7 Klub Liga 2 Masih Tunggak Gaji Pemain

kumparanBOLAverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi sepak bola. Foto: Reuters
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi sepak bola. Foto: Reuters

CEO Asosiasi Pesepak Bola Profesional Indonesia (APPI), M. Hardika Aji, kembali menyoroti masalah klasik di Liga 2. Sejumlah klub masih menunggak gaji pemain dan bahkan melakukan pemutusan kontrak di tengah musim, yang dinilai melanggar aturan FIFA.

Kompetisi Liga 2, atau kini bernama Championship, sudah berjalan sampai pekan 8 di musim 2025/26, tapi permasalahan di sekelilingnya masih ada yang belum terselesaikan. Itu menyangkut sengketa kontraktual berupa pembayaran hak pesepak bola oleh klub peserta yang tak kunjung dipenuhi.

Berdasarkan laporan yang diterima APPI, saat ini ada 65 pemain yang belum mendapatkan hak mereka, tersebar di delapan klub per tanggal 28 September lalu. Jika ditotal, angkanya mencapai Rp 3.356.151.750.

Aji mengungkapkan bahwa masih terdapat beberapa klub di Liga 2 Indonesia yang belum menuntaskan kewajiban pembayaran gaji pemainnya. Ia juga menegaskan ini menjadi salah satu tugas tambahan bagi asosiasi sebagai bentuk kesejahteraan untuk pemain dan pemilik klub.

“Untuk Liga 2 sudah ada satu yang terselesaikan dari 7 tim yang kita rilis di akhir September kalau tidak salah. Tapi baru tadi siang ada yang update, ada pemain yang di-terminate,” tuturnya di Cibis, Jakarta Selatan, Kamis (30/10).

“Tadi juga ada yang di-terminate di tengah musim. Padahal menurut FIFA kan tidak boleh men-terminate di tengah musim kompetisi. Walaupun ada di-terminate harusnya kan di window transfer, baik itu di tengah musim ataupun di akhir musim. Jadi Liga 2 PR-nya masih cukup banyak,” tegasnya.

Salah satu klub yang disinyalir terjerat masalah ini adalah Sriwijaya FC. Dalam beberapa tahun terakhir, mereka memang didera kesulitan finansial.

Reporter: Kevin Siadari