Kumparan Logo

Argentina Kosongkan Nomor Punggung 10 Demi Laga Perpisahan Lionel Messi

kumparanBOLAverified-green

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Lionel Messi mengambil waktu sejenak setelah gagal mencetak gol ke gawang Nashville SC.
zoom-in-whitePerbesar
Lionel Messi mengambil waktu sejenak setelah gagal mencetak gol ke gawang Nashville SC.

Asosiasi Sepak Bola Argentina (AFA) mengosongkan nomor punggung 10 yang ikonik untuk agenda pertandingan internasional mendatang sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada Lionel Messi. Langkah emosional ini diambil demi memastikan tidak ada satu pun pemain yang mengenakan nomor keramat tersebut sebelum sang megabintang melakoni laga perpisahan resminya. Pemain berjuluk La Pulga itu dijadwalkan tampil untuk terakhir kalinya bersama tim nasional dalam pertandingan persahabatan melawan Benin pada Oktober mendatang.

Pihak federasi ingin memastikan masa transisi kepemimpinan dan warisan sang kapten berjalan dengan khidmat. Keputusan ini sekaligus menandai akhir dari era keemasan pemain terbaik dunia tersebut yang telah mempersembahkan trofi Piala Dunia bagi negaranya. Publik sepak bola dunia kini bersiap melepas salah satu seniman lapangan hijau terbaik dalam sejarah modern.

Keputusan Mutlak untuk Menjaga Kesucian Nomor Keramat

Pelatih tim nasional Argentina, Lionel Scaloni, menegaskan bahwa keputusan mengosongkan nomor punggung ini merupakan bentuk apresiasi tertinggi atas dampak luar biasa yang diberikan Messi. Selama jeda internasional pada September dan Oktober, skuad Albiceleste akan bertanding tanpa ada satu pun pemain yang mengenakan nomor 10 di punggung mereka.

Scaloni memberikan konfirmasi langsung mengenai kebijakan khusus ini demi menghormati sang legenda sebelum laga perpisahannya digelar. “Sampai pertandingan Leo Messi selesai, tidak akan ada orang yang memakai nomor 10,” ujar Scaloni saat menjelaskan keputusan tersebut kepada media.

Kebijakan unik ini membuat skuad Argentina akan melewati nomor punggung sepuluh dalam daftar resmi mereka untuk laga uji coba melawan Bolivia dan Burkina Faso. Langkah ini dapat dilakukan karena regulasi FIFA untuk pertandingan persahabatan jauh lebih fleksibel dibandingkan dengan turnamen resmi yang mewajibkan penomoran berurutan.

Panggung Perpisahan Megah di Estadio Monumental

Pertandingan perpisahan emosional sang megabintang telah dijadwalkan berlangsung pada tanggal 6 Oktober 2026 mendatang. Stadion bersejarah milik River Plate, Estadio Monumental di Buenos Aires, dipilih sebagai saksi bisu penampilan pamungkas sang kapten saat menghadapi Benin.

Laga ini akan menjadi penampilan atau caps ke-208 sekaligus yang terakhir bagi Messi bersama seragam biru-putih kebanggaan Argentina. Ribuan pendukung fanatik di Buenos Aires dipastikan akan memadati stadion demi menyaksikan langsung sihir terakhir dari pemain yang telah memenangkan delapan penghargaan Ballon d'Or tersebut.

Guna menjaga kondisi kebugaran fisiknya agar tetap prima di laga puncak, AFA memutuskan untuk mengistirahatkan Messi dari beberapa laga pemanasan sebelumnya. Pemain berusia 39 tahun tersebut dipastikan absen saat Argentina bertandang ke Cordoba untuk melawan Bolivia serta laga kandang kontra Burkina Faso.

Era Baru Albiceleste dan Suksesor Ban Kapten

Langkah penghormatan ini selaras dengan rencana jangka panjang Presiden AFA, Claudio Tapia, yang sempat mengusulkan untuk mempensiunkan nomor punggung 10 setelah Messi gantung sepatu. Pakar transfer terkemuka, Fabrizio Romano, juga mengonfirmasi bahwa kosongnya nomor punggung ini akan menjadi jembatan menuju era baru sepak bola Argentina yang akan dimulai pada tahun 2027.

Selain urusan nomor punggung, jajaran staf kepelatihan Argentina juga bergerak cepat untuk mempersiapkan masa depan tim tanpa kehadiran sang pemimpin utama. Transisi kepemimpinan di dalam ruang ganti menjadi fokus krusial bagi Scaloni demi menyambut siklus kualifikasi Piala Dunia 2030 mendatang.

Ban kapten yang selama ini melingkar di lengan Messi kini telah menemukan pemilik barunya untuk masa depan. Scaloni secara resmi menunjuk bek tengah tangguh berusia 28 tahun, Cuti Romero, sebagai kapten baru yang dinilai memiliki karakter kepemimpinan paling tepat untuk memimpin generasi baru Argentina.