Kumparan Logo
Arsenal melawan Aston Villa
Pesawat terbang yang menmapilkan spanduk bertuliskan ''Back Arteta Kroenke out' saat pertandingan Arsenal melawan Aston Villa di Villa Park, Birmingham, Inggris.

Aston Villa vs Arsenal: Banner Mengecam Kroenke dan Dukung Arteta Berkibar

kumparanBOLAverified-green

comment
2
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pesawat terbang yang menampilkan spanduk bertuliskan 'Back Arteta Kroenke Out' saat pertandingan Arsenal melawan Aston Villa di Villa Park, Birmingham, Inggris. Foto: Shaun Botterill/REUTERS
zoom-in-whitePerbesar
Pesawat terbang yang menampilkan spanduk bertuliskan 'Back Arteta Kroenke Out' saat pertandingan Arsenal melawan Aston Villa di Villa Park, Birmingham, Inggris. Foto: Shaun Botterill/REUTERS

Pemandangan menarik terjadi dalam laga Aston Villa vs Arsenal, Rabu (22/7) dini hari WIB. Sebuah banner (spanduk) bertuliskan 'Back Arteta Kroenke Out' berkibar di langit Villa Park.

Itu adalah aksi yang diinisiasi oleh penggemar The Gunners. Salah satunya, seorang bernama Chaheen Shamzer. Kepada football.london, Shamzer bilang bahwa banner itu hanyalah sebuah permulaan.

Sekadar informasi, pria 36 tahun itu sudah 20 tahun mendukung Arsenal, dari sejak klub masih bermarkas di Highbury hingga kini di Stadion Emirates.

Artinya, dia pernah menyaksikan Thierry Henry dan kolega memenangi sejumlah gelar, juga predikat invincible, bersama Arsenal. Era keemasan.

Arsenal merayakan keberhasilan menjadi juara Premier League 2003/04. Foto: AFP/Odd Andersen

"Kami ingin para penggemar bersatu," ujar pria yang tergabung dalam komunitas 'I Want My Arsenal Back' tersebut.

Sebenarnya, Shamzer mengakui ada sedikit kesalahan dalam redaksional banner tersebut.

Seharusnya, seruan dimaksudkan agar pemilik klub pergi jika mereka menolak untuk mendukung pelatih kepala di bursa transfer. Atau, setidaknya menuntut penjelasan tentang mengapa dana belanja pemain tak dikucurkan.

"Jika pemilik berbicara langsung kepada fans bahwa [tak bisa mengucurkan dana untuk bursa transfer] gara-gara COVID-19, kami dapat mengerti. Jika mereka mentransparansi anggaran, kami akan merasa dilibatkan, tetapi ada jarak antara kami dan Kroenke," terangnya.

Pelatih Arsenal, Mikel Arteta. Foto: Tim Goode/Pool via REUTERS

Fans Arsenal sudah lama geram pada Kroenke

Seyogianya, bukan kali ini saja Kroenke diprotes fans Arsenal. Dari sejak era Arsene Wenger pun Kroenke sudah sering dituntut, terutama ketika 'Meriam London' mengalami era paceklik gelar (2006-2013).

"Tak ada yang bertanggung jawab. Kami tak mau menerima hal-hal ini lagi, kami tak mau melihat situasi seperti [Pierre-Emerick] Aubameyang. Ini akan sampai ke titik di mana klub harus mengeluarkan 350.000 poundsterling per pekan untuk menjaganya atau kami kehilangan dia secara gratis," kata Shamzer.

'Blunder' kontrak Aubameyang adalah kesalahan yang terulang. Idealnya, Arsenal sudah memperpanjang kontrak bomber Timnas Gabon itu musim lalu.

embed from external kumparan

Kini, gajinya adalah sebesar 200.000 poundsterling per pekan. Bukan tak mungkin, Arsenal harus mengupahinya lebih tinggi agar dia tak hengkang dengan status bebas transfer di akhir Juni 2021. Pilihan lain adalah segera menjualnya di bursa transfer berikutnya.

Negosiasi transfer berbelit hingga skuat yang pas-pasan berimpak pada performa di lapangan. Itu lantas memicu aksi-aksi macam pengibaran banner ini. Akankah ada aksi lainnya?

---

Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona.