Bagaimana Cara Fan Eintracht Frankfurt Banjiri Stadion Camp Nou?
·waktu baca 3 menit

Pendukung Eintracht Frankfurt mencuri perhatian di leg kedua perempat final Liga Europa yang dihelat di Stadion Camp Nou, Jumat (15/4). Pasalnya, mereka membanjiri tribune dan tak terlihat sama sekali suporter Barcelona di kandangnya sendiri.
Barcelona melakoni laga hidup dan mati kontra Frankfurt mengingat kedua tim bermain imbang 1-1 pada leg pertama, 8 April lalu. Namun, pasukan Xavi Hernandez tak mendapat dukungan penuh di markas.
Stadion kebanggaan Barcelona tersebut didominasi dengan warna putih senada dengan jersi Frankfurt. Dilaporkan Mundo Deportivo, ada 30 ribu fan tandang di Stadion Camp Nou.
Lantas, bagaimana hal tersebut bisa terjadi?
Sebelumnya, Barcelona mengeklaim bahwa mereka telah menyediakan 5 ribu kursi untuk pendukung Frankfurt. Itu juga sesuai dengan regulasi FIFA di mana setiap tim harus mengalokasikan 5 persen kapasitas kandang untuk fan tim tamu.
The Guardian melansir, Stadion Camp Nou mampu menampung 99,354 orang. Nah, dalam pertandingan tersebut diisi oleh 30 ribu fan Frankfurt dari total kerumunan 79,468 orang.
Dilaporkan Mundo Deportivo, cara fan Frankfurt untuk mendapatkan tiket tersebut adalah mencari tiket melalui akses apa pun, lewat operator tur tidak resmi, dari scalping, dari mana saja asal tidak membeli dari Jerman.
Pihak klub menegaskan bahwa upaya pembelian dari Jerman dideteksi oleh kartu atau IP, pembelian akan dibatalkan, kecuali datang dari anggota.
Alternatif lain untuk membelinya adalah dibelikan oleh orang Spanyol, membeli dari calo operator tur tak resmi, atau warga Jerman yang memiliki kartu identitas di Spanyol.
Dalam laporan lain oleh Mirror, suporter Frankfurt membeli tiket musiman pendukung Barcelona yang tidak pergi ke stadion karena perayaan paskah. Itu sebabnya jumlah mereka bisa lebih banyak dari kuota yang ditetapkan.
Penasihat Presiden Joan Laporta, Enric Masip, pun buka suara atas hal ini. Ia mengakui hak setiap anggota untuk menjual tiket miliknya, namun itu tetap menyedihkan.
“Setiap orang memiliki hak untuk menjual kartu mereka, tetapi kenyataan membuat melihat Camp Nou dengan begitu banyak penggemar saingan sangat, sangat menyedihkan,” tulis Masip di Twitter.
Jadi, ada sekitar 26 ribu penggemar yang membekukan tiket musiman mereka karena berbagai alasan dan kursinya, oleh karena itu, tersedia untuk dijual di Internet.
Alhasil, jadilah fan Frankfurt membanjiri Stadion Camp Nou. Mereka bahkan berada di tribune yang sama dan berbaur dengan pendukung Barcelona.
Kekacauan ini juga mendapat kritik yang keras dari salah satu pendukung Blaugrana, Grada d'Animacion. Mereka meninggalkan tribune usai turun minum sebagai bentuk protes atas invasi fan Frankfurt.
Menurut laporan jurnalis Maticat Radio, Marta Carreras, kondisi di Stadion Camp Nou cukup kacau. Fan Frankfurt menghalangi jalan pendukung Barcelona.
Lebih lanjut, fan Frankfurt menyaksikan dari tangga dan pintu masuk tribune. Selain itu, mereka juga melempari botol dan merokok, sedangkan pihak keamanan tak melakukan pergerakan.
Pemandangan tersebut tentu cukup memalukan bagi Barcelona. Pasalnya, mereka bermain di markas sendiri, namun hadirnya fan Frankfurt membuat mereka serasa menjalani laga tandang.
Pelatih Barcelona, Xavi Hernandez, buka suara soal hal tersebut. Ia mengaku kecewa dengan para pendukung yang angkat kaki, menurutnya itu seperti bermain di tempat netral.
"Bermain di kandang tidak membantu, atmosfernya seperti final di tempat netral. Rasanya suporter terbelah 50:50. Itu bukan alasan, itu hanya kekecewaan. Kami tidak bermain cukup baik dalam pertandingan ini," ucap Xavi dikutip situs resmi Liga Europa.
Pertandingan sendiri dimenangkan Frankfurt dengan skor 3-2 agregat 4-1. Mereka berhasil melaju ke semifinal Liga Europa dan menyingkirkan Barcelona.
***
kumparan bagi-bagi starter pack kuliah senilai total Rp 30 juta untuk peserta SNMPTN 2022. Lolos atau nggak, kamu bisa tetap ikutan, lho! Intip mekanismenya di LINK ini.
