Kumparan Logo

Bagas Kaffa Ungkap Kunci Timnas U-23 Diremehkan tapi Mampu ke Final

kumparanBOLAverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pemain Timnas U-23 Indonesia berfoto bersama jelang menghadapi Vietnam pada Piala AFF, di Rayong Province Stadium, Thailand, Sabtu (26/8/2023). Foto: Instagram/@timnas.indonesia
zoom-in-whitePerbesar
Pemain Timnas U-23 Indonesia berfoto bersama jelang menghadapi Vietnam pada Piala AFF, di Rayong Province Stadium, Thailand, Sabtu (26/8/2023). Foto: Instagram/@timnas.indonesia

Penggawa Timnas U-23 Indonesia, Bagas Kaffa, mengungkapkan semangat yang dimiliki rekan-rekan setimnya. Semangat tersebut berhasil membawa 'Garuda Muda' ke final Piala AFF U-23.

Skuad Shin Tae-yong tak diunggulkan di turnamen ini. Pasalnya, ia hanya memiliki persiapan singkat bersama tim, serta tak banyak pemain yang bisa dibawa.

Ditambah lagi, Timnas U-23 kemudian menelan kekalahan 1-2 dari Malaysia di matchday perdana Grup B, 18 Agustus lalu. Lalu, pasukan Shin hanya menang 1-0 kontra Timor Leste di partai kedua fase grup.

Indonesia vs Thailand di Piala AFF U-23. Foto: Instagram/@timnas.indonesia

Meski demikian, 'Garuda Muda' bisa melaju ke partai pemungkas sebelum kalah dari Vietnam lewat adu penalti pada Sabtu (26/8) lalu. Capaian itu, menurut Bagas, karena ia dan rekan-rekannya memiliki misi yang sama.

"Ini karena kami punya satu misi dan satu tujuan serta keinginan sama. Saat ada keinginan dan ada kemauan, bisa," ungkap Bagas saat ditemui di Hotel Sultan, Jakarta, Minggu (27/8) malam.

Timnas U-23 melaju ke semifinal dengan status peringkat kedua grup terbaik. Akan tetapi, Timnas U-23 tampil apik di empat besar, mengalahkan tuan rumah Thailand dengan skor 3-1.

Indonesia vs Thailand di Piala AFF U-23. Foto: Instagram/@timnas.indonesia

Perihal tak diunggulkan, Beckham Putra selaku gelandang Timnas U-23 juga merasa timnya diremehkan. Namun demikian, mereka mampu membuktikan keraguan tersebut dengan performa apik.

"Mungkin masyarakat juga meremehkan kami karena bermain di grup sangat tidak bagus dan tidak maksimal. Tapi, anak-anak buktikan di semifinal dengan luar biasa," terang Beckham.