Kumparan Logo

Barcelona dan Real Madrid Bersaing Dapatkan Tanda Tangan Rodri

kumparanBOLAverified-green

·waktu baca 3 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Rodri dari Manchester City merayakan gol kedua mereka pada pertandingan Piala FA antara Manchester City vs Exeter City di Stadion Etihad, Manchester, Inggris, Sabtu (10/1/2026). Foto: Peter Powell/REUTERS
zoom-in-whitePerbesar
Rodri dari Manchester City merayakan gol kedua mereka pada pertandingan Piala FA antara Manchester City vs Exeter City di Stadion Etihad, Manchester, Inggris, Sabtu (10/1/2026). Foto: Peter Powell/REUTERS

Persaingan sengit antara dua raksasa Spanyol, Barcelona dan Real Madrid, kini memasuki babak baru di bursa transfer. Kali ini, kedua klub elit tersebut dilaporkan tengah bersaing ketat untuk mengamankan jasa gelandang jangkar sekaligus kapten tim nasional Spanyol, Rodri, yang saat ini memperkuat Manchester City.

Pemain yang baru saja pulih dari operasi punggung itu kini menyisakan kontrak satu tahun bersama The Citizens. Meskipun klub Premier League tersebut berniat mempertahankan sang gelandang untuk memimpin era baru di bawah asuhan manajer Enzo Maresca, godaan pulang kampung ke Spanyol tampaknya menjadi faktor krusial yang bisa mengubah jalannya saga transfer ini.

Barcelona Siap Menjegal Langkah Real Madrid

Barcelona dikabarkan langsung bergerak cepat setelah mendengar ketertarikan Real Madrid terhadap Rodri. Berdasarkan laporan Sky Sports News, kubu Blaugrana telah mendapatkan angin segar bahwa mereka memiliki peluang besar untuk memboyong sang gelandang jika ia memutuskan hengkang pada jendela transfer kali ini. Ketertarikan Barcelona dilaporkan meningkat drastis dalam beberapa jam terakhir demi memperkuat lini tengah mereka yang dinilai masih membutuhkan sosok pemimpin berkarakter.

Di sisi lain, Real Madrid sudah terlebih dahulu mengambil langkah konkret dengan menjalin komunikasi dengan Manchester City sejak pekan lalu. Klub besutan Jose Mourinho tersebut bahkan diyakini siap menggelontorkan dana sebesar 50 juta poundsterling demi memulangkan Rodri ke ibu kota Spanyol. Langkah agresif Madrid ini juga dipicu oleh kritik publik terhadap Presiden Florentino Perez yang dinilai minim menyumbang pemain lokal Spanyol di turnamen akbar terakhir.

Situasi ini membuat Manchester City berada di posisi yang dilematis. Dengan kontrak yang hanya tersisa 12 bulan, risiko kehilangan sang pemain secara gratis pada musim depan menjadi ancaman yang harus dihitung dengan cermat oleh jajaran manajemen klub Inggris tersebut.

Pesepak bola Tim Nasional Spanyol Rodri (depan tengah) mengangkat trofi juara Piala Dunia 2026 bersama rekannya di Stadion New York New Jersey, Amerika Serikat, Minggu (19/7/2026) waktu setempat. Foto: ANTARA FOTO/Michael Teguh Adiputra Siahaan

Mantan bek Liverpool yang kini menjadi analis sepak bola, Jamie Carragher, memberikan pandangan mengenai potensi transfer ini. Carragher menilai bahwa melepas pemain sekelas Rodri dengan harga sekitar 40 hingga 50 juta poundsterling adalah sebuah kerugian besar bagi Manchester City, mengingat peran krusial sang pemain di atas lapangan hijau yang hampir tidak tergantikan oleh siapa pun saat ini.

“Jika Anda adalah Manchester City, apa gunanya menjual mereka? Anda lebih baik mempertahankannya untuk satu tahun ekstra,” tegas Carragher memberikan analisisnya.

Ia menambahkan bahwa Rodri merupakan pemain terbaik di posisinya di kancah Premier League saat ini. “Bagi saya, akan sangat sulit bagi mereka untuk menjuarai Premier League tanpa Rodri, meskipun mereka memiliki banyak gelandang lain,” tambah Carragher.

Kehilangan Rodri juga dinilai akan menyisakan lubang dalam tim, terlebih setelah Bernardo Silva memutuskan hengkang ke Real Madrid. Meskipun City telah mendatangkan Elliot Anderson yang digadang-gadang sebagai suksesor masa depan, kehadiran sosok senior seperti Rodri dinilai masih krusial untuk menjaga stabilitas permainan tim di kompetisi domestik maupun Eropa.

Sejak bergabung dari Atletico Madrid pada 2019, Rodri menjelma sebagai jantung permainan Manchester City. Hingga musim panas 2026, gelandang bertahan asal Spanyol itu telah mencatat lebih dari 260 penampilan di semua kompetisi, menyumbang lebih dari 25 gol dan sekitar 30 assist.

Perannya sangat vital dalam era keemasan tim asuhan Pep Guardiola, dengan koleksi empat gelar Liga Inggris beruntun (2020/21–2023/24), satu Liga Champions, dua Piala FA, dua Piala Liga Inggris, Piala Dunia Antarklub FIFA, UEFA Super Cup, serta Community Shield. Rodri juga mengukir sejarah sebagai pemain pertama Manchester City yang memenangi Ballon d'Or pada 2024.