Barcelona Didakwa Kasus Korupsi Usai Diduga Menyuap Komite Wasit
·waktu baca 2 menit

Barcelona kini tengah menghadapi tuduhan korupsi. Blaugrana diduga telah menyuap komite wasit pada periode 2016-2018 silam.
Menurut laporan SportBible, Barcelona diklaim memberi dana sebesar 1,2 juta pounds (sekitar Rp 22 miliar) kepada ketua komite wasit, Maria Enriquez Negreira. Josep Maria Bartomeu selaku presiden Barcelona pada masa itu didakwa telah bersalah.
Bartomeu disebut telah mengirim dana teknis untuk penasihat wasit tatkala itu. Padahal, seharusnya konsultan klub dilarang terlibat transaksi dengan komite wasit.
Kendati demikian, sekarang pihak La Liga tidak dapat mengambil tindakan apa pun terkait kasus tersebut. Pasalnya, menurut ketua La Liga, Javier Tebas, undang-undang pembatasan telah berlalu.
Presiden Barcelona, Joan Laporta, juga menegaskan bahwa Barcelona tidak dapat disalahkan atas tuduhan tersebut. Sebab, ia merasa Barcelona tidak pernah melakukan kesalahan selama dipimpinnya.
"Barcelona tidak pernah membeli wasit, dan Barcelona tidak pernah berniat membeli wasit. Sama sekali tidak pernah. Kekuatan fakta bertentangan dengan mereka yang mencoba mengubah cerita," kata Laporta.
Merespons tuduhan tersebut, Laporta juga bakal segera mengadakan konferensi pers untuk klarifikasi. Namun, hingga kini Laporta belum memberikan kepastian terkait waktunya.
Di musim ini, Barcelona sejatinya dalam performa bagus di La Liga. Tim besutan Xavi Hernandez itu tengah memuncaki klasemen dengan perolehan 62 poin, berjarak 9 poin dari Real Madrid.
