Kumparan Logo

Barcelona vs Real Madrid: Sergio Busquets Tutup Mata Posisi Klasemen Kedua Tim

kumparanBOLAverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pemain FC Barcelona Gavi merayakan gol kedua mereka dengan Sergio Busquets saat hadapi Elche di Stadion Camp Nou, Barcelona, Spanyol, Sabtu (18/12). Foto: Albert Gea/REUTERS
zoom-in-whitePerbesar
Pemain FC Barcelona Gavi merayakan gol kedua mereka dengan Sergio Busquets saat hadapi Elche di Stadion Camp Nou, Barcelona, Spanyol, Sabtu (18/12). Foto: Albert Gea/REUTERS

Barcelona akan melawan Real Madrid dalam laga semifinal Piala Super Spanyol di King Fahd International Stadium, Riyadh, Arab Saudi, pada Kamis (13/1) dini hari WIB. Sergio Busquets menutup mata sementara soal fakta posisi kedua tim di klasemen Liga Spanyol 2021/22.

Barcelona dan Real Madrid sedang dalam situasi berbeda di musim ini. Los Blancos kini sedang digdaya di puncak klasemen Liga Spanyol, sedangkan Blaugrana yang terseok-seok di awal musim kini tertahan di urutan 6.

Meski begitu, Busquets tetap menilai laga El Clasico memiliki gengsi tinggi. Makanya, gelandang Spanyol itu menepikan dulu fakta posisi klasemen kedua tim jelang laga nanti.

“Perbedaan di La Liga [antara Barcelona dan Real Madrid di klasemen] adalah jelas, tetapi ini adalah satu pertandingan dan segalanya untuk dimainkan. Mereka memasuki permainan dengan percaya diri, tetapi kami memiliki peluang," terangnya, dikutip Marca.

Pemain FC Barcelona menjalani latihan jelang pertandingan Piala Super Spanyol melawan Real Madrid di Stadion Pangeran Faisal Bin Fahd, Riyadh, Arab Saudi. Foto: Albert Gea/REUTERS

Real Madrid baru sekali bertemu Barcelona pada musim 2021/22, yakni di Liga Spanyol pada 24 Oktober 2021. Tim Ibu Kota Spanyol menang 2-1 di Camp Nou.

Namun, Sergio Busquets tak gentar. Menurutnya, Barcelona kini sudah membaik sejak kekalahan tersebut.

"Sudah lama, tetapi kami secara fisik lebih baik. Kami memiliki pemain yang tidak 100 persen karena COVID-19 atau cedera, tetapi itu bukan alasan. Kami harus melihat ke depan dan mencoba untuk setia pada gaya kami dan menciptakan peluang," jelasnya.

“Kami tahu, kami menghadapi lawan tangguh yang memiliki pemain bagus dan pelatih hebat. Ini akan sulit, tetapi kami memiliki kepercayaan diri dan ambisi untuk berada di final pada Minggu,” tutur gelandang 33 tahun tersebut.