Kumparan Logo

Beda Pendapat Arteta & Guardiola soal Lamanya Injury Time di Community Shield

kumparanBOLAverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Mikel Arteta, pelatih Arsenal. Foto: Action Images via Reuters/Paul Childs
zoom-in-whitePerbesar
Mikel Arteta, pelatih Arsenal. Foto: Action Images via Reuters/Paul Childs

Pelatih Arsenal, Mikel Arteta, dan Pelatih Manchester City, Pep Guardiola, berbeda pendapat usai timnya bertemu di Community Shield, Minggu (6/8) malam WIB. Kedua pelatih tersebut berbeda pendapat mengenai waktu tambahan yang diberikan wasit pada laga tersebut.

Wasit Stuart Atwell memberikan injury time pada laga tersebut selama delapan menit. Namun, benturan kepala antara Thomas Partey dan Kyle Walker membuat injury time bertambah hingga 14 menit.

Nah, pada injury time, Arsenal bisa menyamakan kedudukan. Sebelumnya, gawang Arsenal bobol oleh Cole Palmer di menit ke-77. The Gunners bisa membalas di menit 90+11 melalui Leandro Trossard.

Guardiola kecewa dengan lamanya injury time. Menurutnya, pembuat aturan harus berkonsultasi dengan manajer dan para pemain.

“Ini tidak mengganggu, tetapi kami harus terbiasa dengan itu bukan karena kami menang dengan skor 1-0. Saya merasa tidak terjadi apa-apa dan kenapa wasit memberikan tambahan waktu sampai delapan menit? Ini pertanyaan yang bagus untuk para pembuat kebijakan,” ucap Guardiola dikutip Goal International.

Pelatih Manchester City, Pep Guardiola. Foto: REUTERS/Kim Kyung-Hoon

Di sisi lain, Mikel Arteta tak terganggu dengan banyaknya tambahan waktu. Eks asisten Guardiola di Man City itu akan menyiapkan timnya untuk bermain selama 100 menit.

“Ini tentang efektivitas. Saya rasa bagus. Sekarang, kami harus bersiap main selama 100 menit karena itu akan terjadi setiap pekannya,” ucap Arteta.

Pada laga Community Shield, Arsenal sukses keluar sebagai pemenang usai tekuk Man City via adu penalti. Laga berlanjut ke adu penalti usai kedua tim bermain imbang 1-1 di waktu normal.

Dalam babak adu penalti, dua penendang Man City yakni Kevin De Bruyne dan Rodrigo gagal. Sementara, semua penendang Arsenal yakni Martin Odegaard, Leandro Trossard, Fabio Vieira, dan Bukayo Saka sukses menjalankan tugasnya.

embed from external kumparan