Benarkah Hubungan Zinedine Zidane dan Gareth Bale di Real Madrid Memburuk?

Gareth Bale lesu. Padahal, La Liga musim ini sudah bergulir lagi. Real Madrid juga telah kembali bertanding dan meraih hasil positif saat melawan Eibar pada Senin (15/6/2020).
Kabarnya, ada Zinedine Zidane di balik kelesuan Bale. Ya, pelatih asal Prancis itu memilih tidak menurunkan Bale sebagai starter di laga tersebut.
Marca menulis bahwa Bale tampak tak bersemangat ketika Madrid pemanasan. Penampilannya selama 30 menit di laga tersebut juga mencerminkan suasana hati pemain asal Wales itu.
Bahkan, situasi ini disebut-sebut menggambarkan kondisi hubungan pemain dan pelatih itu. Ya, menurut Marca, hubungan Bale dan Zidane sudah hancur lebur tak bisa lagi diperbaiki.
Bale dan Zidane memang tidak begitu akrab. Konflik di antara keduanya pelan-pelan membesar sejak musim 2017/18 dan terlihat jelas di final Liga Champions musim itu.
Waktu itu, Bale jadi juru selamat Madrid. Meski baru masuk di babak kedua, eks pemain Tottenham Hotspur itu berhasil bikin dua gol dan membawa Madrid menang 3-1 atas Liverpool. Namun, ketika itu, Bale memilih tak merayakan kesuksesan itu dengan Zidane.
Jurang antara keduanya makin lebar pada musim panas 2019. Zidane secara terang-terangan menyebut Bale tak lagi dibutuhkan Madrid dan sebaiknya pergi dari Santiago Bernabeu.
Sebenarnya, Bale memang nyaris meninggalkan Spanyol musim panas lalu. Klub China, Jiansu Suning, siap menampungnya. Akan tetapi, transfer itu batal karena intervensi presiden klub, Florentino Perez.
Alhasil, Bale tetap di Madrid, terpaksa bermain untuk seorang pelatih yang sudah bilang tak lagi membutuhkannya. Ucapan Zidane terbukti dengan minimnya kesempatan bermain pemain asal Wales itu.
Musim ini, Bale cuma 12 kali turun sebagai starter di lintas ajang. Sejauh ini, dia hanya bisa menyumbang dua gol dan dua assist buat klubnya.
Meski jarang dipercaya sebagai starter, Bale tetap bisa tampil mempesona. Bahkan, fans Madrid yang sering menyorakinya melakukan standing ovation saat Los Blancos mengalahkan Granada 4-2 pada 5 Oktober 2019.
Di laga itu, Bale membuat sebuah assist cantik untuk gol Karim Benzema di menit-menit awal pertandingan.
Selain itu, pemain berusia 30 tahun itu juga tampil lumayan saat Madrid menahan imbang Barcelona di Camp Nou pada Desember 2019. Turun sejak menit awal pertandingan, Bale mencatatkan dua operan kunci dan 34 operan sukses.
Di sisi lain, Zidane mengaku bahwa hubungannya dengan Bale normal-normal saja. Menurut dia, Bale jarang turun sebagai starter bukan karena mereka punya hubungan yang buruk.
"Hubungan kami baik-baik saja. Ketika dia tidak tampil, semua tiba-tiba terlihat seakan kami sedang bermusuhan," ucap Zidane pada Rabu (17/6), seperti dilansir Evening Standard.
"Kita semua tahu kualitas Bale sebagai pemain dan sumbangsihnya untuk Madrid. Saya sangat menghormati Bale dan perannya untuk tim. Sayangnya, saya tidak bisa mengontrol apa yang para jurnalis tulis. Intinya, hubungan kami normal-normal saja," lanjut dia.
Bale sendiri tampaknya masih kerasan di Madrid. Agennya, Jonathan Barnett, mengungkap hal ini awal Juni 2020. Bahkan, Barnett mengatakan bahwa Bale ingin pensiun di klub itu.
"Dia bahagia di Madrid. Dia punya kehidupan yang menyenangkan di sana. Menurut saya, dia akan menghabiskan kariernya di Madrid," ucap Barnett kepada BBC.
Walau demikian, Bale pernah mengungkap bahwa dirinya ingin tertarik untuk bermain di liga lain. Dalam sebuah wawancara pada pertengahan Mei 2020, Bale mengungkap minatnya untuk bermain di Major League Soccer (MLS).
****
Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona.
Yuk, bantu donasi atasi dampak corona.
