Bendera Pelangi di Orlando City Stadium

Sebuah gestur yang layak diacungi dua jempol datang dari klub pendatang baru di Major League Soccer (MLS), Orlando City SC. Menyambut musim kompetisi MLS 2017, klub yang bermarkas di negara bagian Florida, Amerika Serikat, ini secara resmi memperkenalkan stadion baru mereka, Orlando City Stadium. Di stadion baru tersebut, klub yang diperkuat bintang sepak bola Brasil, Kaka, ini mempersembahkan sebuah area tribun untuk korban penembakan di kelab malam Pulse, 12 Juni 2016 lalu.
Sebanyak 49 tempat duduk di Sektor 12 diberi warna bendera pelangi, merujuk pada bendera simbol pergerakan kaum Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender (LGBT). Adapun, 49 tempat duduk tersebut merepresentasikan 49 orang --sebagian besar merupkan kaum LGBT-- yang terbunuh dalam kasus penembakan massal terburuk dalam sejarah Amerika Serikat tersebut.
Sektor 12 sendiri merupakan sektor di mana para pemegang tiket terusan berada. Seperti dikutip Telegraph, presiden klub Orlando City SC, Phil Rawlins, berkata, "Kami menempatkan mereka (para pemegang tiket terusan) di Sektor 12 karena kami merasa bahwa itu adalah hal yang tepat. 12 Juni adalah tanggal di mana tragedi itu terjadi. Jadi, di sinilah mereka berada; di Sektor 12, dekat dengan bangku cadangan."
"Semua orang di dalam stadion akan dapat melihat mereka dengan jelas, dan (hal itu merupakan) pengingat yang sangat penting akan hari itu," sambungnya.
Tak seperti banyak stadion di Amerika Serikat yang dibangun dengan menggunakan uang rakyat, Orlando City Stadium dibangun dengan biaya sendiri. Stadion berkapasitas 25.500 penonton ini akan menjadi rumah baru setelah selama dua tahun kiprah mereka di MLS, Orlando City SC selalu menumpang di stadion milik Pemerintah Kota Orlando, Camping World Stadium. Stadion baru ini sendiri akan digunakan untuk pertama kalinya pada 3 Maret 2017 mendatang ketika Orlando City SC menjamu tim pendatang baru lainnya, New York City FC.
