Kumparan Logo

Benjamin Pavard dan Gol Cantik yang Meroketkan Namanya

kumparanBOLAverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pavard usai mencetak gol. (Foto: REUTERS/Pilar Olivares)
zoom-in-whitePerbesar
Pavard usai mencetak gol. (Foto: REUTERS/Pilar Olivares)

Awalnya, Djibril Sidibe yang diperkirakan akan menempati sisi kanan pertahanan Prancis di Piala Dunia 2018 ini. Pengalaman serta jam terbangnya di AS Monaco memang memudahkannya untuk mendapatkan tempat itu. Lagipula, Sidibe selalu dipercaya tampil saat babak kualifikasi Piala Dunia.

Namun, semua prediksi itu salah. Pemuda bertubuh kurus dengan rambut kriting mengambil tempat dari Sidibe. Benjamin Pavard namanya, pemain yang bisa mencuri perhatian dari Didier Deschamp. Itu semua dimulai saat Prancis melakukan laga uji tanding jelang Piala Dunia menghadapi Italia.

Pavard tampil baik, satu umpan kunci berhasik dibuat oleh bek yang bermain untuk Vfb Stuttgart itu. Pavard juga bermain baik saat mengawal pertahanan, dua tekel berhasil dibaut oleh pemain berusia 22 tahun itu.

Saat Piala Dunia dimulai, Pavard beruntung. Kondisi Sidibe tak begitu baik, sehingga Deschamp memutuskan untuk memainkan Pavard dalam laga perdana menghadapi Australia. Dirinya membuktikan bisa bermain baik dan terus mendapat kepercayaan hingga pertandingan kedua.

Dan panggung untuk Pavard benar-benar hadir di babak 16 besar. Menghadapi Argentina, Pavard tampil baik. Mampu mengawal pertahanan serta memulai serangan menjadi keunggulan dari Pavard.

Tak heran, dirinya pun berhasil mencetak gol pada menit ke-57. Gol yang dibuat oleh Pavard membuat kedudukan imbang menjadi 2-2 sekaligus menjadi momentum Prancis membalikan keadaan.

Gol yang diciptakan pun sungguh cantik. Diawali oleh umpan silang Lucas Hernandez di sisi kiri, bola tak dihalau sempurna oleh Nicolas Tagliafico. Pavard yang datang dari belakang tanpa basa basi langsung menendang bola menggunakan punggung kaki. Bola masuk ke gawang tanpa mampu dihentikan penjaga gawang Argentina, Franco Armani.

Pavard lalu bahagia. Terlebih, itu merupakan gol perdananya untuk Timnas Prancis.

X post embed

"Di Jerman kami menyebutnya 'Tor' untuk melakukan tembakan seperti itu. Saya tidak bisa menjelaskannya, saya masih merasa emosional," tutur Pavard dalam situs resmi FIFA.

"Bola memantul dan datang ke saya. Saya tidak berpikir apa pun, saya hanya mencoba menyelesaikannya dan berharap bola tak ke atas. Saya mencoba menendangnya langsung meskipun para penyerang menyarankan untuk tidak menembak langsung. Saya tidak berpikir itu ketika bola masuk saya merasa sangat senang," tutur Pavard.

Ya, Pavard pastinya sangat puas dengan gol yang diciptakannya. Tapi, euforia itu sebaiknya disudahi karena Uruguay sudah menunggu Prancis di babak perempat final. Pavard pun siap membantu Prancis untuk menang lagi.