Kumparan Logo
Juergen Klopp
Klopp membawa Liverpool juara.

Bersama Klopp, Liverpool Akan Selalu Jadi Tim yang Lapar Gelar Juara

kumparanBOLAverified-green

comment
14
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Liverpool saat mengangkat trofi, setelah memenangkan Liga Champions. Foto: REUTERS/Sergio Perez
zoom-in-whitePerbesar
Liverpool saat mengangkat trofi, setelah memenangkan Liga Champions. Foto: REUTERS/Sergio Perez

Di bawah asuhan Juergen Klopp, Liverpool kembali menjadi tim yang gila. Dejan Lovren menjadi salah satu pemain beruntung karena diberi kesempatan hidup di zaman edan versi The Reds ini.

Jangan buru-buru berpikir bahwa Liverpool langsung menggamit trofi juara di musim perdana Klopp. Pelatih asal Jerman ini menjejak ke Liverpool pada 8 Oktober 2015. Musim perdana Klopp di Anfield berakhir tanpa gelar juara. Begitu pula dengan musim kedua.

Klopp baru bisa mempersembahkan trofi juara pada 2018/19. Namun, gelar perdana tersebut bukan trofi kacangan. Liga Champions 2018/19 berhasil dibawa pulang.

Setelahnya, Liverpool merengkuh dua trofi lagi: Piala Super Eropa dan Piala Dunia Antarklub.

Klopp membawa Liverpool juara. Foto: REUTERS/Kai Pfaffenbach

"Semuanya adalah proses belajar. Inti tim itu adalah proses belajar tadi, dimulai dari manajer. Ia melakukan pekerjaannya dengan luar biasa sejak awal," tutur Lovren, dikutip dari laman resmi Liverpool.

"Ia menunjukkan kepada setiap orang bahwa ia memiliki kemampuan dan skill. Ia juga paham mengatur tim baik di momen buruk maupun baik," lanjut Lovren.

Bukan tak mungkin mahkota juara Liverpool di bawah didikan Klopp bertambah. Toh, sampai sekarang Liverpool memimpin di puncak klasemen Premier League. Mereka unggul 25 poin atas Manchester City yang menjadi runner up sementara.

Kondisi itu adalah kabar gembira bagi Liverpool dan suporter mereka. Terakhir kali mereka menjadi kampiun Premier League adalah pada musim 1989/90. Itu berarti sudah 30 tahun yang lalu.

Klopp dan Dejan Lovren. Foto: Reuters/Phil Noble

Masalahnya, begitu podium juara sudah begitu dekat, laju Liverpool terhenti. Pandemi COVID-19 memaksa Premier League 2019/20 ditangguhkan sampai situasi benar-benar membaik.

Wacana terbaik adalah melanjutkan kompetisi pada 3 Juni 2020. Namun, ya, itu tadi. Keputusan bisa direalisasikan jika situasi sudah benar-benar aman.

Pukulan yang menghantam seluruh dunia ini tak membuat Lovren berhenti, tak pula membuat Liverpool meredupkan asa.

Liverpool juara Piala Dunia Antarklub 2019. Foto: Giuseppe CACACE / AFP

"Kami tidak berhenti bekerja, itulah poin utamanya. Kami tetap lapar gelar. Sikap ini yang membawa kami sampai di titik ini. Kami selalu lapar dan akan selalu lapar gelar juara," jelas Lovren.

"Analoginya seperti ini: Sekali mencicipi suatu makanan enak, kamu pasti ingin mencobanya lagi."

"Kamu tidak mau berhenti. Inilah yang mendorong kami. Semua orang yang ada di tim ini ingin menunjukkan kepada setiap orang bahwa kami mampu," tutur Lovren.

===

kumparanDerma membuka campaign crowdfunding untuk bantu pencegahan penyebaran corona virus. Yuk, bantu donasi sekarang!

Ayo, ikutan Home of Premier League dan menangi 1 unit SmartTV dan 2 jersi original klub Liga Inggris. Buruan daftar di sini.

collection embed figure