kumparan
9 Oktober 2019 20:34

Bert van Marwijk: Indonesia Sulit Diprediksi

Bert van Marwijk, pelatih Timnas Uni Emirat Arab. Foto: JOHN MACDOUGALL / AFP
Bert van Marwijk adalah pelatih apik. Buktinya, ia sukses mengantarkan Belanda menjadi runner-up Piala Dunia 2010. Namun, siapa sangka ia menaruh perhatian terhadap Timnas Indonesia?
ADVERTISEMENT
Well, Van Marwijk memang mau tak mau harus memikirkan Indonesia. Sebab, dalam kapasitas sebagai pelatih Uni Emirat Arab (UEA), dia akan berhadapan dengan 'Garuda' dalam matchday 3 Grup G Pra-Piala Dunia 2022.
UEA punya modal bagus jelang bertemu Indonesia. Sebelumnya, mereka sukses mengalahkan Malaysia di Bukit Jalil. Indonesia, sementara itu, menatap pertandingan dengan dua kekalahan, masing-masing dari Malaysia dan Thailand. Parahnya, dua kekalahan itu didapatkan di Stadion Utama Gelora Bung Karno.
Walau berada dalam kondisi mental yang lebih baik, Van Marwijk menyebut bahwa anak-anak asuhnya tidak boleh meremehkan Indonesia. Ia menyebut bahwa laga melawan skuat 'Merah Putih' nanti akan menyajikan kesulitan tersendiri bagi timnya.
"Laga nanti (lawan Indonesia) akan jadi sulit bagi kami, karena Indonesia sudah kalah dua kali. Saya bisa menyebut bahwa mereka sedikit tidak beruntung," ujar Van Marwijk, dilansir The National.
ADVERTISEMENT
"Saat lawan Thailand, mereka sebenarnya bisa menang. Mereka juga sempat unggul 2-1 lawan Malaysia. Oleh karena itu, laga nanti tidak akan berjalan mudah bagi kami. Kami harus berkonsentrasi," lanjutnya.
Memang, ketika melawan Malaysia dan Thailand, 'Garuda' memiliki kesempatan untuk meraih tiga angka. Namun, inkonsistensi permainan yang melanda mereka membuat peluang menang itu hilang.
Terlepas dari inkonsistensi permainan Indonesia tersebut, Van Marwijk tetap memuji skuat 'Merah Putih'. Menurutnya, Indonesia memiliki segudang potensi untuk mengejutkan UEA di laga nanti.
Pesepak bola Timnas Indonesia Beto berhadapan dengan pemain timnas Thailand saat pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2022 Grup G Zona Asia di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta, Selasa (10/9/2019). Foto: ANTARA FOTO/Nova Wahyudi
"Indonesia adalah tim penuh kejutan. Mereka akan menjalani laga dengan penuh semangat. Mereka juga memiliki banyak pemain cepat dan kreatif. Laga nanti tidak akan mudah karena kami tidak bisa memprediksi mereka," ungkapnya.
ADVERTISEMENT
"Tapi, saya percaya kemampuan tim saya. Kami terus berkembang dan itu bisa saya lihat di setiap sesi latihan. Yang terpenting, di pertandingan nanti para pemain saya bisa jadi diri mereka sendiri dan memainkan permainan mereka sendiri," tambahnya.
Kabar baik pun menghinggapi skuat Uni Emirat Arab jelang laga ini. Kondisi pemain kunci mereka, Omar Abdulrahman, perlahan membaik. Di laga lawan Malaysia, ia sudah bermain selama kurang lebih 16 menit lamanya.
Di laga nanti, ada peluang Abdulrahman akan tampil sejak awal. Namun, Van Marwijk tidak ingin terburu-buru. Ia ingin mengawasi kondisi pemain berusia 28 tahun itu sebelum memutuskan untuk menurunkannya sejak awal.
Loading Instagram...
"Omar (Abdulrahman) adalah pemain luar biasa, saya tahu itu sejak pertama saya melatih tim ini. Namun, saat ini kami harus lebih berhati-hati dalam menilai kondisinya (apakah ia bisa main atau tidak)," ungkap Van Marwijk.
ADVERTISEMENT
"Kondisinya memang membaik, dan sekarang saya rasa kondisinya sudah 90% pulih. Namun, saya harap ketika ia kembali ke klub, ia akan main lebih lama lagi untuk meningkatkan jam terbangnya," tutup ayah mertua Mark van Bommel itu.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan