Bima Sakti Minta Timnas U-17 Tanpa Beban di Laga Pembuka Piala Dunia

Timnas U-17 Indonesia akan bersaing di Piala Dunia U-17 mulai 10 November mendatang. Bima Sakti selaku pelatih berharap para pemain bisa tampil tanpa beban.
Indonesia yang berstatus tuan rumah berada di Grup A bersama Ekuador, Panama, dan Maroko. Ekuador akan menjadi lawan perdana 'Merah Putih' di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya.
"Keinginan kami pemain bisa tampil lepas tanpa beban, ya walaupun kami sebagai tuan rumah, kita akan memberikan yang terbaik," kata Bima usai latihan di Sidoarjo, Minggu (5/10) malam.
"Karena kami sama-sama memiliki cita-cita yang sama, kami ingin tampil maksimal di Piala Dunia U-17 ini sebagai tuan rumah dan juga sebagai peserta," tambahnya.
Para penggawa Timnas U-17 telah melakoni serangkaian pemusatan latihan (TC) yang panjang. Salah satunya adalah TC di Jerman pada September-Oktober lalu.
Bima mengungkapkan bahwa kondisi tim juga telah mencair setelah perampingan skuad dari 30 menjadi 21 pemain. Hal ini dirasa membuat psikologis pemain lebih baik.
"Mereka sudah [terpilih] 21 pemain, lebih mencair, mereka bisa lebih komunikasi karena mungkin sebelumnya mereka berpikir terpilih apa tidak, kemudian saya terpilih atau tidak, jadi secara psikologis mereka lebih enjoy dan lebih bisa berkomunikasi dengan sesama pemain," terang Bima.
Setelah melawan Ekuador, Indonesia akan menghadapi Panama dan Maroko pada 13 dan 16 November di fase grup. Pada babak ini, dua tim teratas tiap grup dan empat tim peringkat ketiga terbaik akan melaju ke babak 16 besar.
