Blacksteel Tak Lepas Pemain, FFI Tegaskan Kepentingan Timnas Harus Prioritas
·waktu baca 3 menit

Blacksteel FC tidak melepas dua pemain mereka, Wendy Brian Ick dan Muhammad Albagir, ke Timnas Futsal Indonesia. Federasi Futsal Indonesia (FFI) menilai bahwa sikap Blacksteel FC tidak kooperatif dan seharusnya kepentingan Timnas menjadi prioritas.
Timnas Futsal Indonesia akan bertanding di 4 Nations World Series 2025 selama 18-21 September di GBK Basket Hall, Senayan, Jakarta. Turnamen yang masuk kalender FIFA ini diikuti juga oleh Belanda, Latvia, dan Tanzania.
Turnamen ini juga menjadi kesempatan penting bagi Timnas Futsal RI untuk persiapan Piala Asia 2026 dan SEA Games 2025. Maka dari itu, FFI menyayangkan sikap Blacksteel FC dan mengatakan bahwa akan ada kemungkinan sanksi untuk mereka.
“Kami sangat menyayangkan dan menyoroti secara serius sikap tidak kooperatif dari satu klub, yakni Blacksteel FC, yang tidak melepaskan pemainnya secara penuh. Akibatnya, pemain pilar seperti Wendy Brian Ick dan Muhammad Albagir tidak memenuhi panggilan Timnas sesuai panggilan,” tegas Sekretaris Jenderal FFI, Perbager, dalam keterangan resmi.
“Hal ini merupakan pelanggaran terhadap kewajiban yang bersifat mutlak dan tidak dapat ditoleransi. FFI akan menindaklanjuti hal ini melalui jalur disipliner yang semestinya untuk memastikan integritas dan supremasi agenda Tim Nasional tetap terjaga,” lanjut Perbager.
Aturan yang menjadi acuan adalah FIFA Regulations on the Status and Transfer of Players (RSTP), Annexe 1, Pasal 1. Regulasi ini secara eksplisit menyatakan bahwa: “Klub wajib melepaskan pemain terdaftarnya untuk tim representatif negara di mana pemain tersebut memenuhi syarat bermain atas dasar kebangsaannya jika mereka dipanggil oleh asosiasi terkait. Segala perjanjian yang bertentangan antara pemain dan klub dilarang.”
Aturan ini bersifat wajib dan menjadi landasan bagi semua anggota FIFA, termasuk PSSI, FFI dan seluruh klub futsal di Indonesia, untuk tunduk pada kepentingan nasional saat kalender internasional berlangsung. FFI menegaskan, dukungan klub dan disiplin pemain akan menjadi fondasi penting bagi kemajuan futsal Indonesia.
“Kepentingan nasional harus menjadi prioritas bersama. Dengan kerja sama semua pihak, Timnas Futsal Indonesia diyakini dapat terus menghadirkan prestasi dan kebanggaan bagi masyarakat,” jelas Perbager.
Di sisi lain, FFI memberikan apresiasi kepada klub-klub peserta liga yang telah melepas pemainnya untuk memperkuat Timnas Futsal Indonesia. Di tengah padatnya agenda kompetisi domestik, keputusan klub-klub untuk tetap mengutamakan kepentingan nasional dengan melepas pemain terbaiknya menunjukkan semangat kebersamaan dan pengorbanan demi kemajuan futsal Indonesia.
“FFI memberikan apresiasi sebesar-besarnya kepada seluruh klub yang telah mendukung penuh pemanggilan Tim Nasional Futsal Indonesia di kalender resmi FIFA Matchday. Kehadiran pemain terbaik sangat krusial, baik untuk kepentingan teknis maupun untuk menjaga kehormatan futsal Indonesia di level internasional,” kata Perbager.
Reporter: Kevin Siadari
