Bus Benfica Dilempar Batu, Dua Pemain Luka-luka

Kembali bergulirnya Liga Primeira Portugal dikotori dengan aksi pelemparan batu terhadap bus Benfica. Dua pemain, Julian Weigl dan Andrija Zivkovic, mengalami luka-luka dan harus dilarikan ke rumah sakit.
Dalam pertandingan pertama setelah kompetisi ditunda akibat pandemi virus corona, Benfica ditahan imbang tanpa gol oleh tim papan bawah, Tondela. Laga itu sendiri digelar di Estadio da Luz, Lisbon, Jumat (5/6/2020) dini hari WIB.
Dengan hasil imbang tersebut, Benfica gagal merebut puncak klasemen dari tangan Porto yang pada hari sebelumnya menelan kekalahan 1-2 dari Famalicao.
Porto dan Benfica saat ini sama-sama mengoleksi 60 poin. Akan tetapi, puncak klasemen tetap menjadi milik Porto karena mereka unggul head-to-head atas Benfica.
Menurut laporan Portugoal, pelemparan terhadap bus Benfica terjadi usai pertandingan ketika rombongan tim sedang dalam perjalanan dari Estadio da Luz ke markas latihan, Seixal.
Batu tersebut diyakini dilempar dari atas jembatan dan mengenai kaca bus. Pecahan kaca kemudian mengenai tubuh Zivkovic dan Weigl. Mereka sempat dirawat di Seixal sebelum dibawa ke rumah sakit.
Cedera yang dialami Zivkovic sendiri cukup parah. Winger muda Serbia itu kini mengalami gangguan pada matanya. Sementara itu, bagi Weigl, penyerangan terhadap bus ini bukan yang pertama kali dia alami.
Pada 2017, saat bermain untuk Borussia Dortmund, Weigl pernah menjadi korban terorisme saat hendak bertanding melawan Monaco di Liga Champions. Bus yang ditumpangi rombongan Dortmund ketika itu jadi sasaran bom. Beberapa pemain dan staf tim luka-luka akibatnya.
"Sport Lisboa e Benfica mengecam dan mengutuk tindakan kriminal berupa pelemparan bus yang membuat dua pemain menjadi korban," tulis Benfica dalam pernyataan resminya, dilansir Reuters.
"Kami akan berkolaborasi dengan pihak berwenang yang kami percayai akan berusaha semaksimal mungkin untuk mencari pelaku aksi kriminal ini."
Sampai sekarang, belum diketahui siapa pelaku pelemparan tersebut. Padahal, rombongan Benfica itu mendapat pengawalan cukup ketat dari polisi.
-----
Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona. Yuk, bantu donasi atasi dampak corona.
