Casemiro: Real Madrid Rindu Cristiano Ronaldo

Real Madrid baru saja menjalani laga kompetitif pertama mereka tanpa Cristiano Ronaldo. Hasilnya, tanpa megabintang berpaspor Portugal itu, Los Blancos keok 2-4 dari Atletico Madrid dalam partai Piala Super Eropa yang berlangsung Kamis (16/8/2018) dini hari WIB tadi di A. Le Coq Arena, Estonia.
Dalam laga itu, ketiadaan Ronaldo terasa cukup signifikan. Pasalnya, tanpa pemain yang hengkang ke Juventus itu, lini depan Madrid melempem dan mereka kesulitan mencetak gol. Satu gol yang dicetak memang berasal dari Karim Benzema selaku striker, tapi gol lainnya hanya berasal dari penalti Sergio Ramos.
Statistik juga menunjukkan hal itu. Madrid boleh saja melepaskan 14 tembakan sepanjang laga, tapi hanya 6 yang mengarah ke gawang dan buruknya dari 6 tembakan tersebut hanya dua yang berbuah gol. Tanpa Ronaldo, Madrid tak punya pencetak gol ulung.
Gareth Bale yang ditunjuk sebagai penopang lini depan tim nyatanya cuma mampu melepas satu tembakan sepanjang laga. Di babak kedua, pemain asal Wales itu malah 'menghilang'. Tanpa Ronaldo, Benzema pun bermain tanpa arah dan kehilangan partner. Marco Asensio juga belum mampu jadi pengganti.

Tak pelak, selepas laga, Casemiro mengungkapkan bahwa timnya merindukan sosok Ronaldo. Meski mengakui bahwa timnya masih kuat, tetapi pemain asal Brasil itu mengakui ketiadaan mantan rekannya memang cukup berpengaruh untuk tim.
"Tentu saja kami merindukan Cristiano [Ronaldo], tapi itu adalah masa lalu. Kami tidak dapat bersembunyi dari fakta itu: setiap tim di dunia akan merindukannya. Kami tidak punya skuat yang lebih baik atau buruk karena satu hasil," ujar Casemiro seperti dilansir Marca.
Gelandang yang harus mengakhiri laga di menit 76 karena cedera itu juga mengatakan bahwa kekalahan dari Atletico tak kan mengurangi kepercayaan diri tim. Casemiro juga menegaskan kepercayaannya kepada pelatih anyar Julen Lopetegui.
"Kami kecewa setelah kehilangan gelar, tetapi ini baru permulaan. Kami punya kepercayaan penuh pada pelatih kami. Membuat alasan [untuk kekalahan] bukanlah identitas Madrid. Di sini, kami menang bersama dan kalah bersama," pungkasnya.
