kumparan
26 Januari 2019 6:47

Cerita Firza Andika dari Kacamata Sang Ayah

Saat Firza Andika trial di AFC Tubize. (Foto: Instagram/@2touchinternational)
Firza Andika sudah memilih. Akhirnya, ia memutuskan untuk berkarier di Eropa, mengikuti jejak dari rekan satu timnya di Timnas U-19, Egy Maulana Vikri, yang sudah lebih dulu menginjakkan kaki di Polandia bersama Lechia Gdansk.
ADVERTISEMENT
Bertempat di Equity Tower, Jakarta, Jumat (25/1/2019), Firza resmi diperkenalkan sebagai penggawa baru dari AFC Tubize, klub yang berkompetisi di First Division B di Belgia. Dalam proses perkenalan itu, turut hadir sang ayah, Sunardi, yang tampak bangga melihat anak keempat dari lima bersaudara itu memastikan diri berlaga di salah satu klub Eropa.
Ditemui seusai sesi jumpa pers, Sunardi mengungkapkan bahwa kepergian Firza ke Eropa ini didukung penuh oleh keluarga. Soal hidup terpisah dari orang tua, Sunardi menyebut bahwa itu adalah hal yang biasa. Firza memang sudah biasa hidup jauh dari orang tuanya semenjak SMA.
"Biasa aja (ditinggal jauh), kemarin kan dia SMA di Padang. Dari kecil dia sudah biasa pisah keluarga. Kemarin dua tahun di Semen Padang, jadi biasa ditinggal. Ini lagi kan, dia sudah makin dewasa, ya biar tambah pengalaman juga. Insyaallah keluarga mendukung," ujar Sunardi kepada para wartawan.
ADVERTISEMENT
Sedari kecil, Firza yang kini berstatus sebagai mahasiswa di Universitas Pancabudi, Medan tersebut memang sudah terbiasa bermain sepak bola. Sang ayah mengenang, bahwa sejak dari TK dulu, ia biasa bermain bola dengan orang-orang yang lebih dewasa darinya, Malah, ada kisah unik yang menyertai kehidupan Sekolah Dasar seorang Firza.
"Ya, dia memang begitu dari kecil. Dia itu dari TK mainnya sama anak SD. Udah gitu, pernah waktu kelas empat SD, itu anak kelas enam diajak bolos main bola, satu kelas. Saya lah ditegur kepala sekolahnya itu, Ya, itulah dia. Dari kecil memang dia suka main sama yang lebih besar.  Tapi, ya semua itu sebatas teman main bola saja," ungkapnya. 
ADVERTISEMENT
Sunardi, Ayah Firza Andika (Foto: Sandi Firdaus/kumparan)
Di  Eropa nanti, remaja yang satu SSB dengan Egy di Asam Kumbang tersebut memiliki peluang besar untuk meneruskan karier ke tempat yang lebih tinggi. Tubize dikenal akan kedekatannya dengan Manchester City. Jika ia bermain baik, maka ia bisa saja akan bermain di Etihad Stadium. Soal itu, Sunardi selaku orang tua hanya bisa mendoakan.
"Insyaallah. Insyaallah doain saja ya sama-sama. Firza sih yang penting ke Eropa dulu, dan emang cita-citanya dari kecil ingin main di Eropa. Ke mana nanti, ya terserah, bagaimana kemampuan dia. Kami sebagai orang tua ingin dia main di tim besar, tapi kami dukung saja," ungkap sang ayah dengan penuh harap.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan