Kumparan Logo

Coppa Italia: Menanti Sinergi Lini Serang Juventus dengan Cristiano Ronaldo

kumparanBOLAverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Cristiano Ronaldo di pertandingan Coppa Italia 2019/20 melawan Roma. Foto: AFP/Marco Bertorello
zoom-in-whitePerbesar
Cristiano Ronaldo di pertandingan Coppa Italia 2019/20 melawan Roma. Foto: AFP/Marco Bertorello

Juventus akan bertemu lawan yang lumayan merepotkan pada leg kedua semifinal Coppa Italia 2019/20. Lawan itu adalah AC Milan.

Secara posisi, Juventus sebenarnya lebih diuntungkan. Pada pertemuan di leg pertama Februari lalu, mereka mampu menahan imbang Milan di San Siro dengan skor 1-1. Mereka tinggal butuh hasil imbang di leg kedua ini agar lolos ke final.

Bukan cuma itu, jelang laga yang akan dihelat di Allianz Stadium, Sabtu (13/6/2020) dini hari WIB nanti, Milan akan kehilangan para pilarnya. Zlatan Ibrahimovic, Samu Castillejo, serta Theo Hernandez harus absen akibat suspensi.

Dengan kondisi ini, Juventus semestinya mampu menundukkan Milan. Akan tetapi, ada satu hal yang mesti mereka benahi ketika bersua Milan di laga nanti. Hal itu berkaitan dengan sinergi lini serang Juventus dengan Ronaldo.

Cristiano Ronaldo dan Paulo Dybala, dua pemain andalan Juventus. Foto: AFP/Marco Bertorello

Tak bisa dimungkiri, Ronaldo jadi figur penting di lini depan Juventus Total, pria asal Portugal itu sudah mencetak 25 gol dari 32 laga yang sudah dilalui bersama Bianconeri di semua ajang pada musim 2019/20 ini.

Namun, kerap ada momen ketika Ronaldo tidak bersinergi dengan para pemain depan Juventus yang lain. Contohnya, dalam pertemuan leg pertama di San Siro.

Sepanjang laga, Ronaldo tampak bekerja sendirian. Ia rajin mengacak-ngacak area sepertiga akhir Milan. Tujuannya, untuk membuka lini pertahanan Milan yang bermain rapat di laga itu.

Sialnya, upaya Ronaldo ini tidak ditopang oleh Paulo Dybala dan Juan Cuadrado. Mereka justru malah banyak bergerak di sisi kanan, tidak mencoba untuk mendobrak ke tengah. Para pemain dari lini tengah juga tidak berupaya masuk dari lini kedua.

Pemain-pemain Juventus merayakan gol Cristiano Ronaldo ke gawang Fiorentina. Foto: AFP/Marco Bertorello

Alhasil, Juventus sempat kesulitan mencetak gol ke gawang Milan, sebelum akhirnya kebuntuan itu pecah via penalti Ronaldo. Contoh lain yang dapat jadi gambaran ketika tidak ada sinergi di lini serang Juventus muncul saat mereka bersua Olympique Lyon.

Dalam laga leg pertama babak 16 besar Liga Champions itu, situasinya hampir sama seperti ketika Juventus ditahan imbang Milan. Ronaldo rajin bergerak di area sepertiga akhir, tetapi Cuadrado dan Dybala justru terfokus di sayap kanan.

Bedanya, jika Juventus mampu memecah kebuntuan di laga lawan Milan via penalti, mereka urung melakukannya saat berjumpa Lyon. Di hadapan lini pertahanan Lyon yang bermain apik, Juventus kalah.

embed from external kumparan

Nah, agar Juventus dapat meraih kemenangan di laga lawan Milan nanti, lini serang mereka harus saling mendukung satu sama lain. Dybala, Cuadrado, Higuain, serta Ronaldo, harus menyelaraskan gerakan mereka di lini depan.

Jika Juventus gagal melakukan ini, bisa-bisa tiket final Coppa Italia 2019/20 akan melayang ke kubu AC Milan.

===

Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona. Yuk, bantu donasi atasi dampak corona!