Kumparan Logo

Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi Menutup Karier Internasional

kumparanBOLAverified-green

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Cristiano Ronaldo merayakan kemenangan Al Nassr setelah pertandingan melawan Abha. Foto: Hamad I Mohammed/REUTERS
zoom-in-whitePerbesar
Cristiano Ronaldo merayakan kemenangan Al Nassr setelah pertandingan melawan Abha. Foto: Hamad I Mohammed/REUTERS

Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi mengakhiri perjalanan karier internasional mereka bersama tim nasional masing-masing setelah mendominasi panggung sepak bola dunia selama lebih dari dua dekade. Seperti dikutip dari laporan Goal, dua megabintang tersebut menempuh cara perpisahan yang sangat bertolak belakang saat menanggalkan seragam kebanggaan Portugal dan Argentina.

Ronaldo memilih pamit melalui unggahan video di akun media sosial resmi tanpa adanya perayaan langsung di atas lapangan hijau. Sementara itu, Messi mengucap salam perpisahan penuh emosi di hadapan ribuan pendukung serta keluarganya dalam sebuah seremoni penghormatan yang meriah.

Kiprah Gemilang Cristiano Ronaldo Bersama Tim Selecao

Penyerang legendaris tersebut mengawali langkahnya di kancah internasional dengan ambisi besar hingga berhasil mengukir sejarah emas bagi Portugal. Ia mengantarkan negaranya menjuarai Euro 2016 yang menjadi trofi bergengsi perdana Portugal, disusul keberhasilan meraih gelar UEFA Nations League pada 2019 dan 2025.

Pencapaian luar biasa itu dilengkapi dengan torehan 146 gol dari seluruh penampilannya yang menempatkan namanya sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang masa dalam sepak bola internasional. Saat ini, sang penyerang veteran masih membidik rekor pribadi dengan jarak 15 gol menuju catatan monumental 1.000 gol sepanjang karier profesionalnya.

Kebangkitan Lionel Messi dari Tekanan Menuju Puncak Dunia

Jalan terjal sempat mewarnai perjalanan karier Messi bersama tim nasional Argentina akibat sederet kegagalan di laga puncak turnamen akbar. Gelombang kritik deras menghujani sang kapten setelah Albiceleste menelan kekalahan pahit di final Piala Dunia 2014 serta dua laga final Copa America berturut-turut pada 2015 dan 2016.

Pemain berjuluk La Pulga itu bangkit membalikkan keadaan dengan mempersembahkan trofi Copa America, gelar Finalissima, serta puncak kejayaan di Piala Dunia 2022. Total kontribusi Messi mencakup 208 penampilan, 126 gol, dan 66 assist, yang menegaskan pengaruh masifnya bagi sejarah sepak bola Argentina.

Kontras Cara Berpisah antara Ronaldo dan Messi

Keputusan Ronaldo untuk mundur lewat tayangan video pada 5 November terungkap di tengah mencuatnya ketegangan dengan pelatih Jorge Jesus. Situasi internal yang memanas tersebut membayangi hubungan sang bintang dengan tim nasional sehingga memicu keputusannya menutup lembaran internasional secara mendadak.

Kejadian berbeda dialami Messi yang memilih pamit pada 6 Oktober dalam balutan suasana haru dan penuh rasa syukur dari publik sepak bola Argentina. Perpisahan Messi berlangsung tanpa diwarnai konflik, menandai akhir manis dari kisah seorang kapten yang sukses mewujudkan impian terbesar negaranya.