Kumparan Logo

Cristiano Ronaldo Nyaris Cetak Gol Akrobatik, Paksa Kiper Luksemburg 'Terbang'

kumparanBOLAverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pemain Portugal Cristiano Ronaldo melakukan salto saat melawan Luksemburg pada kualifikasi Piala Dunia di Estadio Algarve di Loule,Faro, Portugal. Foto: Pedro Fiaza/NurPhoto via Reuters
zoom-in-whitePerbesar
Pemain Portugal Cristiano Ronaldo melakukan salto saat melawan Luksemburg pada kualifikasi Piala Dunia di Estadio Algarve di Loule,Faro, Portugal. Foto: Pedro Fiaza/NurPhoto via Reuters

Cristiano Ronaldo benar-benar menjadi bintang di laga Portugal vs Luksemburg, Rabu (14/10) dini hari WIB. Ia mencatat hattrick, dan nyaris membikin gol via sepakan salto akrobatik.

Dalam pertandingan Pra Piala Dunia 2022 zona Eropa yang dihelat di Stadion Estadio Algarve, Almancil, Portugal itu Ronaldo mencetak trigol masing-masing di menit 8, 13 dan 87. Pertandingan itu sendiri dimenangi tuan rumah Portugal dengan skor telak 5-0.

Ronaldo bisa saja mencetak quattrick alias 4 gol dalam satu pertandingan, andai sepakan akrobatiknya tak mampu digagalkan penjaga gawang Luksemburg, Anthony Moris, di menit 67.

X post embed

Jadi, di momen ini Ronaldo menerima crossing dari sisi kanan penyerangan Portugal. Sayang, bola mengarah ke belakangnya, sebab Ronaldo sudah berlari ke depan mendekati gawang lawan.

Namun, bukan Ronaldo namanya jika kehabisan akal. Megabintang yang kini membela Manchester United itu kemudian dengan cepat sedikit mengambil langkah mundur dan melakukan satu sentuhan untuk mengontrol bola.

Ronaldo lantas menuntaskan aksinya dengan melakukan tendangan salto akrobatik via kaki kanan. Bola meluncur deras dan akurat, on target ke gawang Luksemburg.

Anthony Moris pun dipaksa 'terbang' dan jatuh bangun untuk menggagalkan upaya Ronaldo. Pada akhirnya, bola mampu ditepis tangan kanan Anthony Moris sembari menjatuhkan diri.

Pemain Portugal Cristiano Ronaldo melakukan selebrasi saat melawan Luksemburg di kualifikasi Piala Dunia di Estadio Algarve di Loule,Faro, Portugal. Foto: Pedro Nunes/Reuters

Setelah gagal, Ronaldo, seperti biasa, menampilkan raut wajah kecewa. Beruntungnya, upaya Ronaldo tersebut menjadi awal terciptanya gol keempat Portugal yang dibukukan Joao Palhinha via sundulan, memanfaatkan umpan corner kick Bruno Fernandes.

Ronaldo memang gagal menuntaskan aksi akrobatiknya yang satu ini menjadi gol. Namun, ada hal yang perlu diingat: Ronaldo melancarkan aksi ini di usia 36 tahun.

***

Ikuti survei kumparan Bola & Sport dan menangi e-voucher senilai total Rp3 juta. Isi surveinya sekarang di kum.pr/surveibolasport.