Kumparan Logo

Cristiano Ronaldo, Tolong Jangan Lebay Kalau Selebrasi Gol

kumparanBOLAverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pemain Manchester United Cristiano Ronaldo berselebrasi usai mencetak gol saat hadapi Arsenal di Stadion Old Trafford, Manchester, Inggris, Kamis (2/12). Foto: Phil Noble/REUTERS
zoom-in-whitePerbesar
Pemain Manchester United Cristiano Ronaldo berselebrasi usai mencetak gol saat hadapi Arsenal di Stadion Old Trafford, Manchester, Inggris, Kamis (2/12). Foto: Phil Noble/REUTERS

Cristiano Ronaldo adalah salah satu pesepak bola yang memiliki selebrasi gol ikonik. Namun, CR7 diminta untuk tidak lebay atau berlebihan, dalam maksud jangan sering-sering memeragakan selebrasi gol khasnya di depan publik.

Gaya khas Ronaldo usai mencetak gol adalah berlari, lalu melompat sambil memutar badan dan merentangkan tangan. Jangan lupa, ada juga kata-kata yang mesti diteriakkan, yakni 'Siiuuuu...'

Tak pelak, banyak anak hingga remaja di dunia yang meniru gaya selebrasi gol khas Ronaldo tersebut. Hal ini menjadi perhatian legenda Liverpool, Peter Crouch.

Crouch tampak resah dengan Ronaldo yang terlalu sering memeragakan gaya selebrasi gol tersebut. Eks bomber Timnas Inggris itu sering melatih anak-anaknya bermain sepak bola dan tak jarang mendapati mereka berselebrasi gol ala Ronaldo usai mencetak gol.

Selebrasi pemain Manchester United Cristiano Ronaldo usai mencetak gol ke gawang Atalanta pada pertandingan Grup F Liga Champions di Stadio Atleti Azzurri, Bergamo, Italia. Foto: Alberto Lingria/REUTERS

"Saya benar-benar menikmati waktu melatih anak-anak dan putri kecil saya, yang tak pernah bertanding, tidak bisa berhenti bermain. Dia terus datang kepada saya untuk menjelaskan golnya," tulis pria Inggris itu di Daily Mail.

"Mereka semua ingin menyempurnakan selebrasi 'Siu' Cristiano Ronaldo. Sekarang, saya memiliki sedikit pengetahuan di bidang ini. Saya mengajarkan mereka semua melakukan [selebrasi] robot tetapi tidak, itu semua tentang Ronaldo," lanjutnya.

Pada masanya, Peter Crouch memiliki gaya selebrasi unik. Striker jangkung itu pernah beberapa kali menirukan gerakan tarian robot usai mencetak gol. Namun ironis, kini anak-anaknya lebih senang meniru Ronaldo.

Crouch lalu menyarankan Ronaldo untuk membuat 'Siu' lebih mudah diingat sepanjang masa, yaitu dengan jangan sering-sering melakukannya. Ia mencontohnya dirinya yang hanya melakukan selebrasi robot sebanyak tiga kali sepanjang kariernya.

Selebrasi robot khas Peter Crouch. Foto: Twitter / @OptaJoe

"Saya pikir, ini perlu dikatakan sebagai pengumuman layanan masyarakat: Kunci selebrasi yang baik adalah tidak melakukannya terlalu sering. Anda tidak ingin ada orang menyadari, 'Oh, ini dia lagi'," kata Peter Crouch.

"Saya hanya melakukan [selebrasi] robot tiga kali di lapangan, yakni di pertandingan persahabatan Inggris melawan Hungaria dan Jamaika dan, dengan Stoke, ketika saya mencetak gol ke-100 saya di Liga Inggris."

"Anda harus menyimpannya. Biarkan para penggemar menginginkan lebih. Pikirkan, Cristiano," tandasnya.