Kumparan Logo

Cristiano Ronaldo Ungkap Alasan Tinggalkan Kamp Latihan Portugal

kumparanBOLAverified-green

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Cristiano Ronaldo merayakan kemenangan Al Nassr setelah pertandingan melawan Abha. Foto: Hamad I Mohammed/REUTERS
zoom-in-whitePerbesar
Cristiano Ronaldo merayakan kemenangan Al Nassr setelah pertandingan melawan Abha. Foto: Hamad I Mohammed/REUTERS

Cristiano Ronaldo merilis pernyataan resmi sepanjang hampir 2.000 kata melalui akun Instagram pribadinya pada Selasa malam waktu Inggris. Seperti dikutip dari laporan Sky Sports, penyerang Al Nassr tersebut akhirnya memecah keheningan terkait aksi walkout yang dilakukannya dari kamp latihan tim nasional Portugal. Langkah ini diambil oleh pemain berusia 41 tahun tersebut setelah hubungannya dengan pelatih kepala baru Portugal, Jorge Jesus, dikabarkan retak akibat janji yang tidak ditepati.

Pemicu Perselisihan dengan Jorge Jesus

Ronaldo meninggalkan skuad Portugal di Kopenhagen menjelang pertandingan Nations League melawan Denmark setelah hanya menjadi pemain cadangan yang tidak digunakan saat melawan Norwegia. Mantan bintang Real Madrid tersebut mengaku merasa dikhianati oleh sang pelatih yang tidak menepati janji terkait menit bermainnya.

Sang kapten mengungkapkan bahwa Jorge Jesus sempat berjanji akan memainkannya selama 30 menit pada babak kedua pertandingan melawan Norwegia. Namun kenyataannya, Ronaldo hanya dibiarkan melakukan pemanasan tanpa pernah diturunkan ke lapangan hingga pertandingan selesai.

Ronaldo melontarkan kekecewaannya secara langsung dalam unggahan tersebut. “Semua orang tahu sisanya. Saya melakukan pemanasan sejak babak pertama, melihat menit-menit berlalu, dan tidak dipanggil. Pelatih telah melanggar janjinya kepada saya,” ujar Ronaldo.

Kesepakatan yang Dilanggar di Konferensi Pers

Perselisihan tersebut sempat coba diselesaikan melalui pertemuan internal yang dihadiri oleh Direktur Olahraga Al Nassr, Simao Coutinho. Dalam pertemuan itu, Jorge Jesus dilaporkan setuju untuk meluruskan situasi kepada media dan mengakui kesalahannya karena tidak memainkan Ronaldo setelah menyuruhnya melakukan pemanasan.

Sebuah dokumen delapan poin bahkan telah disusun oleh penasihat strategis Ronaldo, Tiago Craveiro, untuk merangkum hasil pertemuan tersebut. Namun, Ronaldo merasa sangat kecewa karena pernyataan Jorge Jesus di depan media sama sekali tidak mencerminkan kesepakatan damai yang telah mereka bicarakan sebelumnya.

Tindakan sepihak dari sang pelatih membuat penyerang legendaris tersebut merasa tidak dihargai secara profesional. “Saya mendengar ekspresi dan agresivitas yang menurut saya tidak pantas saya dapatkan, sebuah sikap otoriter yang tidak pernah dia tunjukkan sama sekali kepada saya saat berbicara secara pribadi sehari sebelumnya,” tulis Ronaldo dalam pernyataannya.

Permintaan Maaf dan Rencana Masa Depan di Tim Nasional

Meskipun merasa dikhianati, pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah sepak bola internasional ini tetap menyampaikan permintaan maaf terbuka kepada rekan setim dan para penggemar Portugal. Ronaldo menyesali tindakannya yang langsung meninggalkan lapangan tanpa memberikan apresiasi kepada suporter yang telah hadir langsung di stadion.

Pemilik lima penghargaan Ballon d'Or ini juga menegaskan bahwa dirinya tidak berniat pensiun dari panggung internasional dalam waktu dekat. Ronaldo menyatakan siap menerima sanksi apa pun dari Federasi Sepak Bola Portugal atas aksi walkout tersebut dan berharap bisa kembali membela negaranya saat kondisi fisiknya kembali bugar.

Menariknya, Ronaldo juga mengungkapkan bahwa ia sempat menulis surat pensiun internasional setelah gelaran Piala Dunia lalu. Rencana tersebut akhirnya batal setelah Presiden Federasi Sepak Bola Portugal, Pedro Proenca, berhasil membujuknya di dalam pesawat saat perjalanan pulang dari Amerika Utara.