Cuma 10 Pekan, Juergen Klinsmann Mundur sebagai Pelatih Hertha Berlin

Hanya 10 pekan Juergen Klinsmann membesut Hertha Berlin. Selasa (11/2/2020), pria 55 tahun itu resmi mengundurkan diri dari jabatannya sebagai pelatih.
Klinsmann ditunjuk menangani Hertha pada akhir November 2019 lalu sebagai pengganti Ante Covic. Dia ketika itu diberi tugas mengangkat klub ibu kota Jerman itu dari zona degradasi.
Sebenarnya, jika itu yang menjadi target, Klinsmann tak bisa dibilang gagal karena Hertha saat ini duduk di urutan ke-14. Akan tetapi, Klinsmann punya alasan lain untuk memilih mundur.
Mantan pelatih Timnas Amerika Serikat itu berkata bahwa dia tidak mendapat kepercayaan dari para petinggi klub.
"Kami berada dalam trek yang bagus dan berhasil menciptakan jarak enam poin dari zona degradasi. Aku yakin Hertha akan bertahan," tutur Klinsmann dalam pernyataan resminya.
"Namun, supaya target itu terwujud, sebagai pelatih kepala aku butuh kepercayaan dari semua pihak. Dalam pertarungan melawan degradasi, persatuan dan konsentrasi adalah harga mati."
"Jika itu tidak bisa mereka jamin, aku tidak akan bisa memberikan potensiku secara penuh sebagai pelatih dan dengan demikian tidak akan bisa memenuhi tanggung jawabku," tambahnya.
Manajemen Hertha sendiri bukannya tidak berusaha. Pada bursa transfer Januari lalu mereka mendatangkan pemain-pemain macam Lucas Tousart dan Krzysztof Piatek. Total, 70 juta euro mereka habiskan untuk berbelanja.
Itulah mengapa, keputusan Klinsmann ini jadi mengejutkan. Direktur Olahraga Hertha, Michael Preetz, bahkan mengatakan tidak ada masalah apa pun selama Klinsmann menjadi pelatih.
"Kami terkejut, terutama karena tidak ada tanda-tanda [dia bakal mundur]. Semua orang menunjukkan rasa saling percaya, khususnya selama jendela transfer musim dingin lalu," ucapnya.
Bagi Klinsmann sendiri, ini merupakan kali kedua dia tidak berhasil dalam menangani klub Bundesliga. Pada 2008/09, dia pernah dipecat di tengah jalan oleh Bayern Muenchen.
