Kumparan Logo

Danone Nations Cup: Adu Akurasi Tendangan demi Sumbang Air Bersih

kumparanBOLAverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Latihan tim Indonesia jelang pertandingan Danone Nations Cup, pada Rabu (9/10/2019). Foto: Rossi Finza Noor/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Latihan tim Indonesia jelang pertandingan Danone Nations Cup, pada Rabu (9/10/2019). Foto: Rossi Finza Noor/kumparan

Bertanding, bermain, berkenalan dengan kawan-kawan baru, dan juga beramal. Anak-anak peserta Danone Nations Cup 2019 tidak sekadar diajarkan berkompetisi dengan fair, tetapi juga mendapatkan peningkatan kesadaran akan kondisi sekeliling.

Tak lama setelah tiba di Salou, kota tempat tim Indonesia menginap, Selasa (8/10/2019), ke-24 anak yang menjadi anggota skuat tim ‘Merah-Putih’ mendapatkan pelajaran soal pentingnya menjaga kesehatan diri sendiri dan juga lingkungan sekitar.

Mereka juga mendapatkan pemaparan soal ‘One Planet One Health’, sebuah program yang menitikberatkan pada kepedulian akan lingkungan hidup.

Rabu (9/10), setelah selesai melakoni latihan pada siang hari, para anggota tim Indonesia diajak bermain game kecil-kecilan yang ujung-ujungnya juga bertujuan meningkatkan kesadaran mereka akan kondisi sosial dan lingkungan hidup.

Nama game-nya “Accuracy Challenge”. Sesuai namanya, game ini melatih akurasi para pemain. Mereka diharuskan memasukkan bola ke empat lubang yang berada di gawang: Lubang kanan atas, kiri atas, kanan bawah, dan kiri bawah.

Tiap bola yang masuk ke bagian sudut bawah bernilai 1 euro, sementara bola yang masuk ke sudut atas bernilai 2 euro. Nantinya, akumulasi jumlah uang dari hasil challenge tersebut akan disumbangkan untuk Watering Mind.

Watering Mind merupakan lembaga swadaya masyarakat yang berfokus kepada penyediaan akses air bersih dan sanitasi. Pihak Danone Nations Cup berharap, para peserta tidak hanya sadar bahwa mereka memiliki peran dalam kemajuan sosial, tetapi juga dapat berkontribusi secara langsung melalui minat mereka yaitu sepak bola.

kumparan post embed

Indonesia akhirnya menyumbang 24 poin (artinya, 24 euro) via ASIOP Apacinti, yang mewakili Indonesia di turnamen 2018, dan Fossbi Rajawali Muda, yang mewakili Indonesia di turnamen 2019.

Ketika kumparanBOLA menghadiri challenge tersebut, para anak anggota tim ASIOP baru hendak mengambil sepakan pertama. Mereka tampak antusias —beberapa di antaranya malah ingin pamer skill mengincar sudut atas langsung.

Tiap-tiap pemain diberi kesempatan dua kali menendang hingga kemudian terkumpul 14 poin dari ASIOP sendiri. Ketika ASIOP melakoni tantangan tersebut, rekor tertinggi adalah 13 poin. Artinya, pada titik tersebut, mereka berhasil memecahkan rekor.

Tahun ini, Danone Nations Cup menggelar dua turnamen sekaligus —mengingat mereka sempat absen pada 2018.

ASIOP, yang merupakan juara nasional AQUA-Danone Nations Cup 2018, ditunjuk untuk mewakili Indonesia pada turnamen tahun 2018. Sementara itu, juara nasional AQUA-Danone Nations Cup 2019, Fossbi Rajawali, mewakili Indonesia pada turnamen 2019.