Dejan Antonic Resmi Menjadi Pelatih Anyar PSS

26 Februari 2020 15:39 WIB
comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Dejan Antonic kala memimpin latihan Madura United. Foto: Sandy Firdaus/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Dejan Antonic kala memimpin latihan Madura United. Foto: Sandy Firdaus/kumparan
ADVERTISEMENT
Teka-teki pengganti Eduardo Perez sebagai pelatih PSS akhirnya terjawab. Rabu (26/2/2020) Dejan Antonic resmi ditunjuk sebagai pelatih baru 'Super Elang Jawa'.
ADVERTISEMENT
Penunjukan Dejan Antonic tersebut disampaikan oleh Plt. Manajer Tim PSS, M. Eksan.
“Pengalaman Dejan Antonic sebagai pemain dan pelatih yang sudah mengenal sepak bola Indonesia merupakan salah satu pertimbangan PSS untuk mengontraknya. Kami yakin beliau akan membawa PSS ke jalurnya untuk mengarungi Liga 1 2020,” ujar Eksan.
Tugas pertama Dejan Antonic sudah menunggu. PSM menjadi lawan perdana PSS di Liga 1 2020.
“Dejan akan mendampingi tim menghadapi PSM di Makassar pada 1 Maret 2020,” tutur CEO PSS, Fatih Chabanto.
Kursi pelatih PSS terbilang panas. Setelah mendepak Seto Nurdiantoro, yang menuai kritik keras dari suporter, pada akhir musim 2019, manajemen PSS bergegas mencari pengganti.
Eduardo Perez akhirnya diresmikan sebagai nakhoda anyar untuk mengarungi Liga 1 2020. Namun, kebersamaan Eduardo ternyata tak bertahan lama, hanya sekitar dua bulan saja.
ADVERTISEMENT
Perubahan kepemilikan saham yang disusun perombakan manajemen disinyalir menjadi alasan di balik pergantian pelatih itu.
Pemilihan Dejan Antonic sendiri boleh dibilang tak salah. Pelatih 51 tahun itu lebih kaya pengalaman sebagai pelatih kepala ketimbang Eduardo.
Dejan Antonic kala memimpin latihan Madura United. Foto: Sandy Firdaus/kumparan
Di Indonesia, arsitek asal Serbia itu pernah menukangi sejumlah klub. Sebut saja Arema Indonesia (2011-2013), Pro Duta (2013-2014), Pelita Bandung Raya (2014), Persib Bandung (2016), Borneo FC (2018), dan Madura United (2019).
Ia juga sempat berkarier di Hong Kong bersama Kitchee SC (2005-2008). Bahkan, Antonic dinobatkan sebagai Pelatih Terbaik Hong Kong pada 2006. Meraih gelar itu, kariernya langsung naik dan mendapat kepercayaan menjadi pelatih kepala Timnas Hong Kong (2008-2009).
Mantan pemain Red Star Belgrade (1984-1991) itu sudah kenal sepak bola Indonesia. Sebelum berkarier menjadi pelatih, kiprah Antonic sebagai pemain asing di Indonesia terbilang mentereng.
ADVERTISEMENT
Ia mengantarkan Persebaya Surabaya juara Divisi Satu sekaligus promosi ke Divisi Utama Liga Indonesia pada 1996. Saat ini, Dejan Antonic sudah mengantongi lisensi kepelatihan UEFA Pro.