Denmark Tampil Beda di Piala Dunia 2022, Protes Tuan Rumah lewat Jersi
·waktu baca 2 menit

Denmark akan berpartisipasi di Piala Dunia 2022 pada November mendatang. 'Tim Dinamit' pun memanfaatkan momen itu untuk melakukan protes kepada tuan rumah, Qatar.
Denmark menyampaikan protesnya dengan cara tak biasa yakni melalui jersi mereka. Nantinya, Christian Eriksen cs. akan mengenakan seragam yang didominasi dengan warna merah.
Hummel selaku produsen jersi Denmark mengungkapkan motif di balik karya tersebut. Penggunaan warna merah sebagai dukungan untuk tim nasional, sekaligus mengecam kebijakan Qatar selama persiapan Piala Dunia.
"Seragam ini membawa pesan. Kami tidak ingin mencolok selama turnamen yang telah merenggut nyawa ribuan orang," tulis pernyataan Hummel di Twitter, Rabu (28/9) lalu.
"Kami mendukung Tim Nasional Denmark sepenuhnya, tetapi itu tidak sama dengan mendukung Qatar sebagai negara tuan rumah," sambung pernyataan tersebut.
Denmark menyiapkan tiga jersi untuk hajatan sepak bola empat tahunan tersebut. Seluruh seragam memiliki desain yang hampir mirip, yakni didominasi satu warna, merah (kandang), putih (tandang), dan hitam (jersi ketiga).
Soal kritik Denmark, proses persiapan Piala Dunia Qatar dilaporkan merenggut banyak korban. Menurut laporan The Guardian pada Februari 2021 lalu, 6.500 pekerja migran meninggal dunia selama pembangunan fasilitas.
Namun demikian, Pemerintah Qatar telah membantah laporan tersebut. Mereka mengungkapkan terus melindungi para pekerja yang berkontribusi untuk Piala Dunia 2022.
“Kami dengan sepenuh hati menolak meremehkan komitmen tulus kami untuk melindungi kesehatan dan keselamatan 30.000 pekerja yang membangun stadion Piala Dunia FIFA dan proyek turnamen lainnya," tulis pernyataan tersebut dikutip dari The Guardian.
"Komitmen yang sama sekarang meluas ke 150.000 pekerja di berbagai layanan turnamen dan 40.000 pekerja di sektor perhotelan," lanjut pernyataan itu.
