Kumparan Logo

Di Leg Kedua, Emery Ingin PSG Lakukan Remontada

kumparanBOLAverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Emery percaya PSG bisa singkirkan Madrid. (Foto: REUTERS/Sergio Perez)
zoom-in-whitePerbesar
Emery percaya PSG bisa singkirkan Madrid. (Foto: REUTERS/Sergio Perez)

Remontada (membalikkan keadaan) adalah salah satu momen terbaik di Liga Champions ketika kompetisi itu sudah memasuki fase gugur.

Sebab balas dendam sangat mendarah daging dan kekalahan bukanlah hal yang menyenangkan, remontada adalah momen yang bisa membuat kita lebih bergairah dalam menyaksikan sebuah pertandingan.

Musim lalu, di babak 16 besar, remontada tersaji dengan begitu indah. Aktornya adalah Barcelona. Kala itu mereka melakoni laga leg kedua melawan Paris Saint-Germain (PSG) di Camp Nou setelah kalah 0-4 di leg pertama.

Namun, di leg kedua itu, Lionel Messi dkk. menghadirkan pertandingan yang sulit dicerna nalar. Ambisi dan semangat para pemain Barcelona untuk terus mencetak gol membuat mereka mampu memutarbalikkan keadaan. Mereka menang 6-1 dan lolos ke perempat final.

Di musim ini, remontada pun diharapkan bakal terlahir kembali. Namun bukan Barcelona yang jadi aktornya, melainkan PSG. Di babak 16 besar musim ini, PSG berharap bisa memutarbalikkan keadaan setelah kalah 1-3 dari wakil Spanyol juga, Real Madrid, Kamis (15/2/2018), dini hari WIB.

PSG, sama seperti Barcelona musim lalu, juga kalah di kandang lawan sebelum menggelar leg kedua di kandang sendiri. Sebagaimana remontada, mereka kerap bertuah kepada tuan rumah dan PSG ingin hal itu. Mereka berharap bisa balik menghajar Madrid dan lolos ke babak 16 besar.

Sang pelatih, Unai Emery, percaya timnya bisa melakukan hal itu. Dia yakin Neymar dan kolega bisa bermain lebih baik lagi di Parc des Princes, dua pekan mendatang.

Pemain Madrid merayakan kemenangan. (Foto: REUTERS/Sergio Perez)
zoom-in-whitePerbesar
Pemain Madrid merayakan kemenangan. (Foto: REUTERS/Sergio Perez)

"Saya senang dengan cara tim bermain. Kami mengendalikan permainan, dan kami tetap setia pada prinsip kami. Lawan kami kuat, terutama dalam serangan balik. Saya pikir secara keseluruhan kami mendominasi permainan, kami bisa mencetak gol lagi, terutama jika punya penyelesaian akhir yang lebih baik," ujarnya seperti dilansir situs resmi klub.

"Kami akan memainkan leg kedua di kandang, membuat mereka mendapat banyak tekanan, dan kami akan melakukan segalanya untuk lolos di depan fans kami," tambah mantan pelatih Sevilla itu.

Keyakinan boleh saja jadi modal utama. Namun, remontada butuh dari sekadar itu. Remontada membutuhkan keberuntungan dan sialnya, tidak semua tim, tidak semua pelatih, tidak semua pemain bisa mendapatkannya. Pertanyaannya: apakah PSG punya?