Di Liverpool, Alisson Berambisi Jadi 'Ball-Playing' Kiper

Alisson Becker telah resmi menjadi penjaga gawang anyar Liverpool. 'Si Merah' menebusnya dari AS Roma dengan banderol 72,5 juta euro yang 62,5 jutanya dibaar di muka, sedangkan sisanya adalah bonus yang bergantung pada performanya musim ini.
Dengan harga itu, Alisson pun jadi kiper termahal di dunia saat ini. Dia mengalahkan rekor Gianluigi Buffon yang pada 2001 silam dibeli Juventus dengan harga 50 juta euro dari Parma. Lantas, dengan status mentereng itu, apa yang bisa diberikannya untuk Liverpool?
Penjaga gawang berpaspor Brasil itu punya statistik gemilang soal penyelamatan. Dia punya rata-rata penyelamatan 2,9 kali per laga di Serie A dan 3,8 per kali per laga di Liga Champions. Kapasitasnya sebagai shot-stopper andal tak perlu diragukan. Nah, itu baru yang pertama.
Yang kedua, Alisson berambisi untuk menjadi ball-playing kiper di Liverpool. Artinya, dia akan jadi sosok yang mampu memberi distribusi bola apik, mampu membantu para pemain belakang melakukan build-up serangan. Penjaga gawang berusia 25 tahun itu ingin jadi kiper yang komplet.

"Saya melihat untuk bekerja pada semua aspek permainan saya, selalu bertujuan untuk kesempurnaan dan mencari peningkatan setiap hari. Saya cepat keluar dari garis saya. Saya seorang 'penjaga gawang' tangkas; meskipun tinggi, saya memiliki kelincahan dan kekuatan yang sangat baik di kaki saya," kata dia dilansir situs resmi Liverpol.
"Dengan bola di kaki, saya suka terlibat dalam permainan. Saya pikir gaya permainan saya akan sangat cocok dengan gaya [Juergen] Klopp. Saya berharap untuk mengetahui apa yang dia harapkan dari saya, untuk menentukan gaya saya di sini di Liverpool," tambah Alisson.
Statistik Alisson untuk menjadi ball-playing kiper sebenarnya apik. Musim lalu dia punya catatan presentase 78,9% dalam hal umpan sukses per laga di Serie A. Di ajang Liga Champions, catatannya menyentuh angka 80,4%.
Bahkan, catatan umpan panjang sukses Alisson musim lalu mencapai 66,3%, mengungguli catatan Ederson Moraes, kiper Manchester City sekaligus kompatriotnya di Brasil, yang punya capaian 58,6%.
Apa yang dimiliki Alisson jelas menjadi anugerah untuk Liverpool. Sebab, Juergen Klopp sang manajer memang membutuhkan penjaga gawang yang punya distribusi bola apik untuk menyempurnakan permainan timnya.
Alisson sendiri pun juga berjanji untuk meningkatkan performanya demi penampilan apik bersama Liverpool. Dia yakin dengan apa-apa yang dimilikinya, gawang Liverpool tak akan lagi mudah dibobol para lawan.
"Saya yakin bisa. Ini adalah tim dengan kualitas bagus, mulai dari pertahanan hingga serangan dan melewati lini tengah. Ketika permainan dimulai dari belakang dan bola tiba dengan cara yang baik bagi para penyerang untuk menembak, itu selalu lebih bagus," ujarnya.
"Saya harap gaya saya dapat berkontribusi untuk tim dan saya akan mendedikasikan diri saya dari hari ke hari, menghormati semua orang. Saya akan memberikan segalanya untuk membantu Liverpool tumbuh," pungkas Alisson.
