Kumparan Logo
Atlet terinfeksi corona - Callum Hudson-Odoi
Pemain Chelsea, Hudson-Odoi di laga Piala Liga melawan Spurs.

Dikarantina karena Virus Corona, Hudson-Odoi Sebut Kondisinya Mulai Membaik

kumparanBOLAverified-green

comment
97
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Penyerang sayap muda Chelsea, Callum Hudson-Odoi.  Foto: REUTERS/Piroschka Van De Wouw
zoom-in-whitePerbesar
Penyerang sayap muda Chelsea, Callum Hudson-Odoi. Foto: REUTERS/Piroschka Van De Wouw

Usai dinyatakan positif corona, Callum Hudson-Odoi menyebut bahwa kondisinya kini mulai membaik. Penyerang Chelsea tersebut menjelaskan bahwa ia mengalami demam pada Senin (9/3) sehingga memutuskan tidak mengikuti latihan.

Pada Jumat (13/3) WIB, Chelsea mengeluarkan pernyataan resmi yang menjelaskan bahwa Hudson-Odoi mengidap corona. Klub juga menjelaskan bahwa mereka memberlakukan prosedur karantina seperti kebijakan pemerintah tentang penanganan corona.

kumparan post embed

"Halo, semuanya. Seperti yang kalian ketahui, saya mengidap virus [corona] dalam beberapa hari belakangan. Namun, sekarang saya mulai pulih. Saya mengikuti kebijakan medis dan melakukan isolasi mandiri sehingga saya tidak melakukan kontak langsung dengan setiap orang," tutur Hudson-Odoi lewat akun media sosialnya.

"Saya berharap bisa bertemu dengan orang-orang secepatnya dan kembali ke lapangan sesegera mungkin. Jaga diri kalian baik-baik," lanjutnya.

Pemain Chelsea, Hudson-Odoi, di laga Piala Liga melawan Spurs. Foto: Reuters/Eddie Keogh

Konfirmasi Chelsea bahwa salah satu pemainnya mengidap corona membuat Premier League menggelar rapat darurat pada Jumat (13/3) pagi waktu Inggris. Lewat rapat tersebut diambil keputusan bahwa Premier League ditangguhkan selama dua pekan. Jika situasi sudah benar-benar kondusif, kompetisi akan kembali digelar pada 4 April 2020.

Hudson-Odoi menjadi tokoh Premier League kedua yang dinyatakan mengidap corona. Beberapa jam sebelum Chelsea mengeluarkan pernyataan resmi, Arsenal mengonfirmasi bahwa pelatih mereka, Mikel Arteta, terinfeksi virus corona.