Kumparan Logo
Lucas Moura (C)
Lucas Moura memeluk Serge Aurier.

Dilatih Mourinho, Lucas Moura bak Terlahir Kembali

kumparanBOLAverified-green

comment
51
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Lucas Moura merayakan gol ke gawang Wolves. Foto: Reuters
zoom-in-whitePerbesar
Lucas Moura merayakan gol ke gawang Wolves. Foto: Reuters

Di bawah asuhan Jose Mourinho, Lucas Moura seperti terlahir kembali. Bukti teranyarnya bisa terlihat dari pertandingan menghadapi Wolverhampton Wanderers, Minggu (15/12/2019) malam WIB.

Moura mencetak satu gol dalam pertandingan yang dimenangi Tottenham Hotspur dengan skor 2-1 tersebut. Kemenangan itu membuat The Lilywhites untuk sementara naik ke urutan lima klasemen Premier League.

Khusus bagi Moura, gol ke gawang Wolves itu merupakan gol ketiganya dalam lima pertandingan liga di bawah asuhan Mourinho. Sebelumnya, saat Tottenham masih diasuh Pochettino, dia hanya bisa mencetak 1 gol dalam 10 laga.

Di balik kebangkitan Moura ini, ada kepercayaan lebih yang diberikan Mourinho. Saat masih dilatih Pochettino, pemain asal Brasil tersebut memang lebih kerap dimainkan sebagai pengganti.

Jose Mourinho memberi arahan kepada Lucas Moura. Foto: Reuters/David Klein

Bersama Pochettino, Moura turun di 10 laga Premier League musim ini. Akan tetapi, dia cuma bermain sebagai starter 4 kali. Sebaliknya, bersama Mourinho, eks penggawa PSG itu sudah 4 kali tampil sebagai starter dalam 5 partai.

Selepas pertandingan melawan Olympiacos di Liga Champions, Moura sudah pernah mengungkapkan kebahagiannya mendapat kepercayaan dari Mourinho.

"Aku senang dia menyukaiku dan dia mengatakannya. Sangat penting bagiku untuk mendapatkan kepercayaan dari pelatih. Aku berharap dapat membantunya dan tim," kata Moura dilansir Sky Sports.

Nah, jelang pertandingan melawan Wolves tadi, Moura juga sempat menyatakan dukungan lain buat Mourinho. Menurut jebolan akademi Sao Paulo itu, Mourinho bisa membawa Tottenham mengakhiri puasa gelar.

"Semua orang bersemangat untuk bekerja dengannya. Nama besarnya sangat berpengaruh bagi semua orang. Semua orang tahu kariernya seperti apa, sebagus apa dirinya, karena dia memenangi trofi di semua klub yang dia tangani," katanya seperti dikutip dari Goal.

Lucas Moura memeluk Serge Aurier. Foto: Reuters

"Ini adalah kesempatan besar bagi kami untuk belajar darinya dan kami punya segala yang dibutuhkan—pelatih bagus yang punya pengalaman. Aku percaya kami bisa memenangi trofi sekarang," tambah Moura.

Piala FA bisa jadi trofi yang paling realistis untuk diincar Tottenham. Pasalnya, Liverpool sudah sulit sekali dikejar di Premier League dan Liga Champions terlampau sulit untuk diprediksi.

Di babak ketiga Piala FA, Januari 2020 mendatang, Tottenham akan berhadapan dengan Middlesbrough. Semestinya, sih, tantangan ini bisa mereka lewati tanpa kesulitan berarti.

-----

Mau nonton bola langsung di Inggris? Ayo, ikutan Home of Premier League. Semua biaya ditanggung kumparan dan Supersoccer, gratis! Ayo, buruan daftar di sini. Tersedia juga hadiah bulanan berupa Polytron Smart TV, langganan Mola TV, dan jersi original.

collection embed figure