Dua Anak Indonesia, Helmy dan Reza, Gabung Klub Spanyol

Bertambah lagi pesepak bola Indonesia yang berkarier bersama klub Eropa. Mereka adalah Helmy Putra Damanik dan Muhammad Reza yang tergabung dalam program Vamos Indonesia.
Helmy dan Reza memang belum sampai memperkuat klub di liga utama macam Egy Maulana Vikri di Lechia Gdansk (Polandia). Mereka sekadar bergabung dengan Cristo Atletico B yang mentas di Divisi Tercera B atau kompetisi level keempat untuk tim cadangan
Meski levelnya masih di kompetisi bawah, capaian keduanya mendapatkan apresiasi tersendiri. Terlebih lagi, Cristo B merekrut Helmy dan Reza setelah mereka tampil impresif bersama CI de Amistad di Divisi Honor --kompetisi level tertinggi untuk kategori U-19.
Keduanya sempat mencetak gol ke gawang dua tim asal Madrid. Reza menuliskan nama di papan skor saat memenangkan timnya atas Rayo Vallecano. Sementara itu, Helmy melakukannya saat melawan Santa Marta.
"Mereka membuktikan bahwa anak-anak Indonesia mampu bersaing di level internasional jika mendapatkan kesempatan dan memiliki kemauan," ujar Fanny Riawan sebagai Founder Vamos Indonesia, dalam keterangan resmi yang diterima kumparanBOLA.
"Ini menjadi satu entry point. Mereka masih harus membuktikan kelayakan untuk bisa bersaing dan berkompetisi agar segera masuk ke Divisi 4 sesungguhnya (untuk tim utama, bukan tim B)," ujar mantan Deputi Sekretaris Jendral PSSI tersebut.
Seperti kata Fanny, tak sepantasnya Helmy dan Reza cepat merasa puas dengan membela tim di kompetisi level bawah. Umur mereka belum genap 20 tahun sehingga jalan ke depannya masih panjang.
Dengan kata lain, masih banyak waktu untuk mereka naik tingkat ke kompetisi lebih tinggi. Ya, siapa tahu Helmy dan Reza kelak bisa memperkuat salah satu kontestan La Liga selaku kompetisi paling elite di Spanyol.
Di luar Helmy dan Reza, Vamos Indonesia masih memiliki enam anak lainnya yang siap diorbitkan. Dua di antaranya sudah mengantongi kartu Ficha sebagai syarat bisa bermain di kompetisi profesional Spanyol.
Untuk meneruskan jejak Helmy dan Reza, Vamos Indonesia juga tengah mengagendakan seleksi terhadap anak kelahiran 2001 serta 2002. Pada Juni 2019 mendatang, tiga sampai enam anak terbaik akan diberangkatkan ke Negeri Matador.
Dikatakan Fanny, apa yang dilakukan Vamos Indonesia tak lepas dari target jangka panjang. Diharapkan anak-anak yang mentas di Spanyol bisa mengangkat derajat Timnas Indonesia di level internasional kelak.
"Saat semakin banyak anak-anak Indonesia yang menembus batas dan bisa bermain di liga-liga resmi di Eropa, maka pada Piala Dunia 2026, yang insyaAllah Indonesia akan menjadi salah satu pesertanya, bukanlah sesuatu mimpi lagi mencari timnas terbaik," ujar Fanny.
