Kumparan Logo

Dua Bobotoh Meninggal, Achmad Jufriyanto: Nyawa Lebih Penting dari Kemenangan

kumparanBOLAverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Achmad Jufriyanto bersama Persib Bandung. Foto: Instagram/@achmad16jufriyanto
zoom-in-whitePerbesar
Achmad Jufriyanto bersama Persib Bandung. Foto: Instagram/@achmad16jufriyanto

Achmad Jufriyanto turut berbela sungkawa atas meninggalnya dua Bobotoh di area Stadion Gelora Bandung Lautan Api. Pemain senior Persib Bandung itu menegaskan bahwa nyawa dan keselamatan adalah yang utama di sepak bola.

Insiden ini terjadi pada Jumat (17/6) di pertandingan Piala Presiden 2022 antara Persib Bandung melawan Persebaya Surabaya. Achmad Jufriyanto berduka atas kejadian ini. Ia juga menegaskan pentingnya keselamatan dalam sepak bola.

''Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Turut berduka cita yang sedalam-dalamnya untuk kedua korban yang meninggal tadi malam, semoga rahimahullah InsyaAllah diampuni segala dosa dan diterima segala amalnya. Amin,'' kata Achmad Jufriyanto, dikutip dari laman resmi Persib.

''Dan terjadi lagi, saatnya kita semua introspeksi jangan saling menyalahkan. Kemenangan itu penting, tapi nyawa jauh lebih penting,'' lanjutnya.

Suasana rumah duka di rumah Asep Ahmad Solihin, bobotoh yang meninggal dunia di Stadion GBLA, Kota Bandung. Foto: Rachmadi Rasyad/kumparan

Kedua Bobotoh itu diduga meninggal dunia karena kehabisan oksigen. Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Ibrahim Tompo, mengatakan bahwa korban berada di antara impitan penonton lainnya yang memaksa masuk ke dalam stadion. Ketika itu, banyak penonton yang tak memiliki tiket berdesakan memaksa masuk ke dalam stadion.

"Sementara, gambaran umum bahwa kondisi penonton yang tidak mempunyai tiket memaksakan untuk masuk dan menjebol pintu saat bergerombol dan berdesakan tersebut," kata Ibrahim ketika dikonfirmasi pada Sabtu (18/6).

"[Dua Bobotoh itu] keluar kerumunan dalam keadaan lemas, setelah dilihat oleh petugas kemudian diberikan pertolongan medis dan langsung dibawa ke Rumah Sakit Sartika Asih," jelasnya.

Adapun identitas dua orang Bobotoh itu bernama Sopiana Yusup asal Bogor dan Ahmad Solihin asal Cibaduyut.