Kumparan Logo

Duel Prancis vs Spanyol Layak Disebut 'Final Sebelum Final'

kumparanBOLAverified-green

·waktu baca 3 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Selebrasi Ousmane Dembele usai mencetak gol ketiga bagi Prancis kontra Norwegia pada laga Grup I Piala Dunia 2026 di Stadion Boston, Foxborough, Massachusetts, Amerika Serikat, Jumat (26/6/2026). Foto: Dylan Martinez/REUTERS
zoom-in-whitePerbesar
Selebrasi Ousmane Dembele usai mencetak gol ketiga bagi Prancis kontra Norwegia pada laga Grup I Piala Dunia 2026 di Stadion Boston, Foxborough, Massachusetts, Amerika Serikat, Jumat (26/6/2026). Foto: Dylan Martinez/REUTERS

Pertemuan Spanyol dan Prancis bakal menjadi salah satu laga terbesar yang paling dinantikan selama perhelatan Piala Dunia 2026. Pelatih Timnas Spanyol Luis De la Fuente pun menilai duel ini pantas disebut sebagai "final sebelum final".

FIFA menempatkan kedua negara di jajaran elite, dengan Prancis berada di peringkat pertama dunia dan Spanyol di posisi ketiga.

"Saya sudah pernah mengatakan bahwa pertandingan ini sangat layak menjadi partai final. Semifinal lainnya antara Argentina dan Inggris juga bisa disebut final Piala Dunia. Empat tim yang tersisa adalah tim-tim terbaik di dunia menurut peringkat FIFA," ujarnya seperti dilansir ESPN.

Timnas Spanyol memang punya kenangan manis saat berhadapan dengan Prancis. Dua kemenangan dalam dua pertemuan terakhir menjadi bukti dominasi La Roja atas rivalnya tersebut. Namun, de la Fuente memastikan laga semifinal Piala Dunia kali ini akan menjadi cerita yang berbeda.

Prancis yang akan dihadapi di AT&T Stadium pada Rabu, (15/7) dini hari nanti bukan lagi tim yang sama seperti saat dikalahkan Spanyol di semifinal Euro 2024.

"Mereka jauh lebih baik sekarang dibanding ketika kami bertemu sebelumnya. Secara individu para pemainnya berkembang pesat. Kylian Mbappe lebih baik, Ousmane Dembele juga lebih baik. Sebagai sebuah tim, mereka juga semakin kuat. Tentu kami juga mengalami perkembangan," ujar De la Fuente.

Kylian Mbappe dari Prancis menembak ke gawang pada pertandingan Piala Dunia FIFA 2026 antara Paraguay vs Prancis di Stadion Philadelphia, Philadelphia, Pennsylvania, AS, Minggu (5/7/2026) dini hari WIB. Foto: James Lang/REUTERS

Timnas Prancis Lebih Matang dan Kuat

Sepanjang Piala Dunia 2026, kombinasi Kylian Mbappe, Ousmane Dembele, Michael Olise, Desire Doue, dan Bradley Barcola telah menjadi salah satu lini depan paling produktif di turnamen. Lima pemain tersebut menyumbang total 16 gol dan 12 assist, dengan Mbappe menjadi motor utama setelah mencetak delapan gol.

Secara keseluruhan, Prancis sudah mengoleksi 16 gol dalam enam pertandingan dan baru kebobolan dua kali. Menghadapi lini serang yang sedang panas, De la Fuente mengatakan bahwa mereka telah mempelajari permainan Prancis secara mendalam.

Pelatih Spanyol Luis de la Fuente Castillo. Foto: Anne-Christine POUJOULAT/AFP

"Kami mempelajari Prancis dengan sangat detail. Mereka memiliki kualitas individu yang luar biasa, tetapi kami juga demikian. Tugas kami adalah mencegah mereka mendapatkan ruang untuk berlari, memutus koneksi antarpemain mereka, dan sebisa mungkin mengurangi dampak dari kekuatan yang mereka miliki. Itulah sepak bola," katanya.

Meski produktivitas gol Spanyol masih berada di bawah Prancis, pertahanan La Roja menjadi salah satu yang paling solid di turnamen. Spanyol hanya kebobolan satu gol sepanjang Piala Dunia. Gawang mereka bahkan sempat tak tersentuh selama 490 menit sebelum akhirnya dibobol Charles De Ketelaere saat mengalahkan Belgia 2-1 di babak perempat final.

Meski begitu, pelatih berusia 65 tahun itu mengingatkan anak asuhnya agar tidak terlena oleh status favorit.

"Kami harus terus berkembang. Kesalahan-kesalahan kecil harus dihilangkan karena di level seperti ini lawan akan langsung menghukumnya. Kami harus mampu mengontrol pertandingan, disiplin, dan bermain cerdas, baik saat bertahan maupun menyerang. Itulah pesan yang akan kami sampaikan kepada para pemain."