Eks Pemain Manchester United Ini Terseret Dugaan Kasus Penipuan Senilai Rp 92 M
·waktu baca 2 menit

Apakah fan Manchester United masih ingat dengan nama satu ini? Anderson Luis de Abreu Oliveira atau yang akrab disebut Anderson. Lama tak terdengar, namanya kini terseret dugaan kasus penipuan yang nilainya tak tanggung-tanggung, Rp 92 miliar.
"Surat kabar Brasil, Globo, menyebut pemenang Liga Premier empat kali [Anderson], sebagai salah satu dari delapan orang yang diselidiki oleh jaksa penuntut negara bagian atas dugaan pencurian, penipuan, dan pencucian uang," tulis laporan The Sun.
Dalam laporan tersebut disebutkan bahwa eks pemain Manchester United itu diduga menggunakan mata uang kripto untuk mencuci uang tunai senilai 4,7 juta poundsterling (setara Rp 92 miliar).
“Kami belum dipanggil. Sulit untuk berbicara sekarang," kata Pengacara Anderson, Julio Cezar Coitinho Junior kepada Globo, seperti dikutip dari The Sun.
“Ada penyelidikan yang sedang berjalan. Anderson mengatakan dia sadar, tapi dia akan membuktikan bahwa dia adalah korban, bukan kaki tangan. Itu adalah posisinya,” tambahnya.
Sementara menurut laporan Goal International, apartemen Anderson di Porto Alegre, Brasil, sempat digerebek oleh pihak berwenang pada 2020 dan komputer pribadinya disita.
Eks pemain Manchester United itu kemudian mengaku bahwa dirinya memang bekerja sebagai pedagang crypto, tetapi membantah terlibat dalam kegiatan ilegal.
Lebih lanjut, uang yang diduga dicuri itu dilaporkan merupakan milik sebuah perusahaan industri besar di Brasil. Menurut kantor kejaksaan setempat, uang itu disimpan di 11 rekening bank di empat negara bagian di Brasil dan kemudian dicuci melalui pembelian cryptocurrency baik lokal maupun luar negeri.
Anderson sendiri tercatat telah membela The Red Devils selama 7 musim lamanya. Memang, gelar Liga Inggris, Piala Liga, Piala Dunia Antarklub, hingga Liga Champions mampu diraihnya bersama MU, tapi Anderson tidak tampil menonjol di Old Trafford.
Tercatat ia hanya tampil sebanyak 181 kali di semua ajang bersama Man United dan mencetak 9 gol. Hingga akhirnya ia memutuskan gantung sepatu pada September 2019, padahal usianya masih 31 tahun.
