Eks Presiden Cilegon United Buka Suara soal Investasi Rans Rp 300 M

Mantan Presiden Klub Cilegon United, Yudy Apriyanto, buka suara soal isu Rp 300 miliar yang digelontorkan Raffi Ahmad untuk mengakuisisi Cilegon United. Yudy berujar, nilai tersebut adalah investasi untuk mengembangkan tim.
Meski tidak menyebutkan nilai yang digelontorkan oleh Raffi Ahmad untuk mengakuisisi klub kebanggaan masyarakat Cilegon tersebut, namun disampaikan Yudy, bahwa Raffi akan berinvestasi sebesar Rp 300 miliar untuk mengembangkan Rans Cilegon FC.
Disebutkan, jika investasi yang dilakukan akan lebih kepada pembinaan pemain muda hingga rencana membangun stadion yang direncanakan berada di kawasan PIK 2, Jakarta Utara.
"Isu beredar itu Rp 300 miliar, itu untuk investasi. [Kalau] nilai akuisisi untuk membiayai satu musim juga kurang," kata Yudy.
Meski begitu, diungkapkan Yudy, jika langkah Raffi Ahmad yang melakukan akuisisi terhadap klub kota baja harus mendapat apresiasi dari masyarakat. Sebab, ada sejumlah janji yang disampaikan Raffi untuk ikut serta memajukan potensi daerah Cilegon ke depan.
"Masyarakat harus bangga, sekelas Raffi Ahmad mau mengakuisisi. Kita meminjam lapangan saja sulit untuk latihan. Daripada tim ini hancur, saya ambil langkah (menjual klub). Dan ada janji yang Raffi bicarakan dengan saya, ingin mengembangkan wisata di Cilegon juga," tandasnya.
Dalam proses akuisisi klub Cilegon United, selebritis Raffi Ahmad tidaklah sendirian. Ia menggandeng rekannya, Rudy Salim, yang merupakan pebisnis mobil mewah sebagai pemilik saham Rans Cilegon FC.
Nilai investasi Rp 300 miliar juga sebelumnya sudah dibeberkan oleh Rudy Salim. Hal ini ia sampaikan dalam jumpa pers Rans Cilegon FC, Rabu (31/3) kemarin.
''Nilai akuisisi itu rahasia dapurlah. Tapi, nilai investasi yang kami berikan sekarang termasuk infrastruktur, lapangan bola, luas tanah 2,7 hektar, pembangunan sebesar itu 300 miliar (rupiah). Nilai investasi total, bukan akuisisi klub,'' kata Rudy.
---
